blusak-blusuk Arsitek

Baru sadar, aku dari kecil sangat suka untuk melihat-lihat bagan-bagan rumah gitu. dulu pas Abah masih berlangganan koran Suar* M*rdeka, halaman yang pertama kali aku buka itu adalah halaman kedua terakhir yang isinya bagan-bagan rumah gitu deh. entah kenapa aku suka sekali dengan bentuk bagan rumah, dan struktur bentuk2 gambaran rumah, kalo lagi dijalan pun matanya jadi awas banget ya kalo liat rumah arsitek, interior design gitu-gitu deh. bisa jadi nanti gambaran.-gambaran rumah itu untuk gambaran rumah masa depan. Ahai 🙂
dan entah kenapa pula, kemaren pas jalan2 di lingkungan kampus menemukan poster tentang adanya talkshow dan pameran tentang blusak blusuk Arsitek yang di adakan sama anak-anak dari teknik arsitek ugm.

image

cuma aku dan luluk berdua mencoba blusak-blusuk pula diantara sekian pendatang yang berasal dari ananak-anak arsitek dan beberapa rombongan dari sebuah paguyuban yang memberikan fokus pada arsitek jogja.

pembicaraan tentang arsitek memang sangat menarik. Ibu Sarah Ginting bilang arsitek itu adalah keindahan dalam menata keteraturan hidup. benar juga sih, seni-seni dalam berarsitek itu rapi. selain menunjukkan keteraturan juga tampil memberikan keindahan seni berarsitek. entah kenapa aku sangat tertarik dengan talkshow-nya, hingga akhirnya aku memberanikan diri untuk bertanya meski bukan berasal dari anak arsitek.

Ternyata kelompok paguyuban yang datang di acara tersebut anggota juga merupakan salah satu pembicara dari acara tersebut. namanya Paguyuban Kalijawi, kepanjangan dari paguyuban warga yang tinggal bantaran sungai gajahwong dan winongo. sangat luar biasa perjalanan perjuangan mereka.

Seru juga ya.. Hha

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

error: Content is protected !!