cerita Senja

Tetiba senja menjadi amat menguning orange menyapa kita sore ini. Kamu tahu, dalam setiap perjalanan dan melihat sendunya senja itu, saat itu aku melihat mega tersenyum menyapa dunia yang semakin menua. menua dengan segala cerita kehidupan yang telah dilewatinya.

Dari sekian langkah yang mengendap dalam tiap derap hingga lelap  pun hinggap, senja selalu dan tak pernah lelah untuk mengiringi langit menuju malam. Senja selalu memberikan tanda pengingat tentang istirahat dan tak pernah telat untuk menyekap langit menuju gelap.

Ah iyaa, senja memang amat setia menemani langit meski hanya sedikit waktu yang bisa dilewati bersama, tapi keindahan bersama itu yang ditunggu oleh mereka para pecinta senja. oleh mereka yang mengartikan senja dengan berbagai cerita bahagia, oleh mereka yang mejadikan senja sebagai pengingat untuk dapat tersenyum kembali. oleh mereka yang merasakan, memahami, dan menganut suatu faham bahwa tentang hidup itu sesedikitnya waktu itu adalah berharga, berwarna, penanda, dan sesedikitnya waktu itu adalah suatu cerita, mungkin kelak akan menjadi cerita tentang kita, Nanti.

Senja memberi warna bahwa meski lelah menunggu itu ada, tapi warna tidaklah menjadi abu-abu, apalagi gelap. karena senja berwarna dengan segala cerita disaat menunggu langit. hingga berwarnanya adalah cerah

Dan Senja memberi tanda bahwa tentang sebuah penantian itu tidak selalu dengan hanya sekedar diam, demikian pula langit yang akan diiringi oleh senja saat sore menjelang, yang dinanti oleh senja saat sore mendatangi, keduanya telah melewati sekian perjalanan untuk dapat bertemu. dengan sekian cerita dan usaha yang selalu berupaya terlihat berwarna, sehingga,saat menjelang, gelapnya langit tidaklah begitu pekat.

Dan, senja memberi kan kita mengerti untuk memahami bahwa ada kisah tentang rindu yang menyelinap dari sekian warna, tanda, dan cerita senja.
Bahwa ada kata tulus yang selalu ingin disampaikan oleh langit kepada senja, dan ntuk sekarang ini hanyalah terima kasih yang bisa disampaikannya.
Ya, Terima Kasih banyak. 🙂

Krapyak, 22.56, Jumat, 14 Maret 2014.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

error: Content is protected !!