Cerita Keluarga

Kudu Pede

Hampir sebulan mampir ngeblog di wordpress. Setelah sekian lama hanya aku pendam sendiri di platform tumblr. Ternyata ada yang membahagiakan setelah main wordpress, berbagi postingan, dan mencari teman para Blogger. Banyak menemukan teman baru, cerita baru dan ilmu baru, Lalu aku menyesal kenapa tidak dari dulu aku berbagi, meskipun hanya tulisan ringan.

Ya, belum percaya diri. Bahkan sebenarnya hingga saat ini pun aku belum percaya diri. Hingga di suatu percakapan saat sarapan kali ini pun, percakapannya tak jauh dari dunia perblogan.

Meminta pendapat suami adalah hal terpenting dari setiap hal yang kulakukan. Meski seringnya pendapatnya menusuk, tapi itu yang bikin tercambuk. Dia mah gitu orangnya.

Aku : mesti ya, habis tulisannya di share, terus baca lagi, ada aja yang membuat nggak nyaman gak pas, nggak begitu harusnya, begini harusnya. Terus di edit. Di share lagi, terus nggak puas lagi. Begitu mulu

Azzam : ya mesti, karena Mamah kurang percaya diri.

Aku : iya sih.

Azzam : kemaren ayah habis mengikuti acara seminar. Di seminar itu hanya ada satu fokus. Kita para hadirin melihat perdebatan orang yang basic belajarnya seperti orang Amerika, dilawan habis-habisan sama orang China. Ayah nggak begitu memperhatikan obrolannya . Tapi mendengarkan wanita China yg kuliahnya di jurusan hukum itu dengan percaya dirinya, yg bahasanya Inggrisnya terdengar kurang begitu jelas dan nggak begitu benar juga grammar-nya. Tapi ya itu, dia percaya diri. Dan kita yang menonton tidak mempermasalahkan hal tersebut.

Aku : iya juga sih. Jadi orang membaca juga pasti lebih fokus pada inti tulisannya ya.

Azzam : Yaudah, nulis aja dulu. Dibarengi dengan membaca. Banding kan cara menulis orang lain. Menulis kan proses, semakin sering, semakin terasah, itu namanya belajar.

Aku : ya ya ya. Kapan ayah mau nulis blog lagi?

Azzam : ngadepin tugas kampus aja pusing.

0 0 vote
Article Rating
Subscribe
Notify of
guest
2 Comments
Oldest
Newest Most Voted
Inline Feedbacks
View all comments
Amalina Komarudin
1 year ago

Teh Ghina, tulisannya udah bagus 🙂 saya yang masih suka ga pede mah, tapi yasudah yang penting nulis aja wkwkwkw
Oh iya Alhamdulillah teh sudah bisa komen tanpa akun gmail atau facebook hihihihi

ghina rahmatika
1 year ago

Haha, masih belajar teh. Bagus nggak bagus share aja pokoknya. Yeay, syukurlah udah bisa mh. Tapi kayaknya saya harus punya domain sndri ya biar temenan ya ga sealiran wp aja. 😀

2
0
Would love your thoughts, please comment.x
()
x