Cerita Nahla

Mulut, Yang sopan, dan Langit

  1. Saat kereta berhenti di Maos. Saya bilang pada Nahla


Mamah : ini kita nyampe Maos sekarang.
Nahla : kalau ini apa mah? (sambil nunjuk mulut)
Mamah : Oh kalo itu mouth. Lho kok nyambung ya.
Nahla : iya yaaa.
Mamah : kalo Maos itu artinya membaca lho dalam bahasa Sunda
Ayah : Mouse itu artinya tikus kali

2. Baru mengenal kata sopan

Saat kelas sedang khusyuk-khusyuknya membahas materi Pronoun, tiba-tiba Nahla berseloroh?

Nahla : Mamah tadi adek nggak sopan sama ayamnya Aku : kenapa nggak sopan, Nak? Nahla : Tadi adek pukul-pukul pake sapu. Biar ayamnya nggak ke lantai sini. Aku : memang kenapa harus dipukul? Nahla : Kan biar nggak eek di lantai, Mah

3. Menyentuh langit

Suatu malam dalam perjalanan dari Pare ke Jombang, ditengah gelapnya malam dan hanya berterangkan bulan sabit, Nahla bertutur:

Nahla : Mamah, kok langitnya jauh banget sih Aku : Iya memang langit itu jauh dari kita. Nanti kalau naik pesawat aja, pesawat cuma bisa nyentuh awannya. Kenapa emang? Nahla : Adek mau pegang langit Aku : Kenapa emang? Nahla : Biar bisa pegang bintang. Kayak di lagu-lagu itu lho.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *