Ghina Hai, saya Ghina. Perempuan pecinta pagi, pendengar setia radio dan podcast, menulis tentang kehidupan perempuan dan hal terkait dengannya.

Membuat Capsule Wardrobe di Negara Tropis

4 min read

cara memulai capsule wardrobe minimalis

ghinarahmatika.com – Yang lagi belajar hidup minimalis pasti sudah nggak asing nih sama yang nama Capsule Wardrobe. Metode yang membuat kita merasa cukup dengan pakaian yang ada. Membuat capsule wardrobe di negara tropis tentunya agak berbeda dengan negara non tropis.

style setiap menjadi penting dalam membuat Capsule Wardrobe. Bisa jadi style saya dengan kamu pun beda. Masing-masing dari kita tentu punya selera sendiri dalam menentukan gaya berpakaian. Namun dari beberapa fashion expert bilang ada beberapa pakaian yang perlu kita miliki karena modelnya yang berlaku tidak agak tergerus oleh model pakaian yang terus bermunculan.

Mengenal Capsule Wardrobe (Lemari Kapsul) 

Ada yang belum akrab dengan Capsule Wardrobe? Sama, saya juga baru kenal setahun belakangan ini.

Semua berawal dari keinginan belanja yang muncul. Padahal pengennya belajar hidup minimalis. Akhirnya ketemu lah saya dengan konsep yang menurut saya bagus banget untuk kita yang masih doyan belanja baju.

So, Capsule Wardrobe adalah beberapa potong pakaian dengan jumlah yang terbatas namun bisa dipadu-padankan. Khas dari capsule wardrobe ini modelnya klasik, tidak tertabrak oleh fashion anyar, dan akan tetap jadi model yang bisa kita pakai sepanjang waktu.

Pencetus Capsule Wardrobe sendiri adalah Susie Faux pada tahun 1970. Waktu itu Susie buka butik di London tapi model fashion yang dia inginkan itu ya mudah dipadu padan, bikin perempuan tetap percaya diri, dan tentunya awet. 

Jadilah Capsule Wardrobe ini kemudian banyak diadopsi oleh banyak perempuan.  Bahkan di Amerika, Donna Karan yang juga seorang desainer membuat pertunjukan dengan tema ‘Seven Easy Pieces Line’ yang berhasil membuat banyak perempuan tertarik menerapkan Capsule Wardrobe. Buat mereka ini adalah hal menarik karena membuat hidup mereka lebih mudah. Tak lagi melulu disibukkan dengan urusan fashion semata tapi gayanya tetap stylish

Sekarang pun kembali booming lagi nih. Apalagi sejak semakin banyak orang-orang yang tertarik untuk menjalani gaya hidup minimalis. Yang notabene gaya hidup ini biasanya lebih cenderung memiliki sedikit barang, hemat, lebih sustainable, dan nggak ribet.

Bagaimana Membuat Capsule Wardrobe di Negara Tropis?

Nah, dari beberapa video tentang Capsule Wardrobe yang sering saya tonton, hampir kebanyakan merupakan influencer berasal dari eropa-amerika. Padahal negara mereka adalah negara empat musim. Tentunya beda banget kan dengan kita yang tinggal di negara dua musim, kemarau dan hujan.

So, bagaimana cara membuat capsule wardrobe buat kita yang tinggal di negara tropis nih?

Nah, berikut beberapa hal yang perlu kita perhatikan :

1. Audit pakaian yang ada

Mau mulai Capsule Wardrobe tapi kok model pakaiannya aku nggak punya, apa aku harus beli dulu?

Ada pernah kepikiran begitu? Saya sih, hehe.

Baca juga : Decluttering, Memaknai Kepergian dengan Sadar

Dulu sempat tergiur pengen beli yang persis kayak yang influencer punya. Biar gampang ceritanya buat mix and match kayak model-model yang ada di Pinterest.

Tapi ternyata setelah saya coba audit beberapa pakaian yang saya miliki, ternyata nggak perlu beli, lho. Atau mungkin jika ada yang perlu dibeli yang memang dibutuhkan saja. Yang sudah tidak kita pakai lagi, kita bisa berikan kepada yang membutuhkan atau pun jual murah dengan preloved gitu. Ingat, pakaian adalah sampah terbanyak di dunia. Jadi kita kudu bijak ya dalam pembelian maupun mendonasikannya. Kalau pun mau donasi, pastikan mereka memang butuh.

2. Rencakan model fashionmu

Pernah dengar nggak, kalau black is stunned for every colour? Mendefinisikan kata tersebut membuat saya paham bahwa pengetahuan tentang mix and match juga perlu berbanding lurus dengan pemilihan warna. 

Kan sekarang ini lagi viral banget orang mengkategorikan style fashion perempuan dengan sebutan cewek bumi ( buat yang suka warna netral), cewek kue (pakaiannya warna-warni), dan cewek mamba (pakaian serba hitam). 

Diantara ketiga tipe tersebut, yang paling longlast adalah model cewek bumi dan cewek mamba. Karena kenapa? Mudah dipadu padankan dan tampak klasik aja sih. 

Tapi kalau kamu suka model yang colorful juga nggak papa kok. Selera style itu sangat personal. Yang penting kamu mindful saja saat membelinya. Soal padu-padan selera dan suka-suka kita saja.

Pastikan juga style pakaianmu sesuai dengan segala cuaca. Apalagi di negara tropis seperti Indonesia yang cuma kemarau dan hujan. Pilihlah pakaian yang mudah menyerap keringat, tidak bikin kepanasan, dan tentunya pakaian tersebut membuat kamu nyaman. Ingat kamu nyaman dulu, mau repeat pakai yang itu-itu juga nggak apa-apa. Kalau membuat orang lain nyaman mah mahal dan mereka nggak biayain juga kan?! *uhuk

3. Eksekusi

Yok, eksekusi!

Buka lemarimu, pilih-pilih pakaian yang kira-kira akan dipakai untuk minimal 3 bulan, pikirkan ide tentang mix and match, dan taruh di lemari kecil atau hanger panjang. Cukup pakai yang itu saja. Kamu akan heran sendiri betapa kita itu cukup lho menggunakan pakaian yang cuma ada di hanger itu doank pun!

Rekomendasi Item Wajib untuk Capsule Wardrobe di Negara Tropis

contoh membuat capsule wardrobe
contoh Capsule Wardrobe dari Ada Defferari (stylish and designer)

1. Kemeja

Cocok sekali dipakai buat kerja atau acara formal. Tapi kalau kamu kerja rumahan pun tetap oke kok. Bisa dijadikan outer buat belanja ke pasar atau terima paket dari abang-abang juga cocok. Kalau saya karena rasanya kalau kemeja terlalu formal dan pendek, saya biasanya menggunakan tunik. 

Item wajib kemeja yang mudah dipadu padankan : jumlah 4. Warna putih, hitam, krem, dan biru.

2. Kaos oblong bikin adem

Cuaca yang seringnya panas daripada dingin paling cocok memang pakai kaos. Kalau cukup dingin tinggal kita dobel menggunakan jaket.Ke acara formal, kita dobel saja pakai outer. Kaos sih favorit saya banget kalau di rumah. Cocok untuk segala cuaca dan segala acara. Punya tiga kaos juga udah cukup kok.

Item wajib kaos yang mudah dipadu padankan : jumlah 3. Warna hitam, putih, dan krem/khaki.

3. Bawahan 

 Mau pakai rok atau celana, biasanya kita punya dua model bahan, jeans dan bahan kain. Untuk jeans pastikan tetap ada ruang bagi kulit untuk bernapas ya. Kalau rok biasanya pakai dobel juga biar nggak terawang. 

Item wajib rok yang mudah dipadu padankan : jumlah 3, denim, hitam dan krem/coklat.

Item celana yang mudah dipadu padankan : jumlah 3, jeans warna denim, celana kain warna krem dan hitam.

4. Sendal jepit

Haha, ini mah favorit banget. Saat summer di sini pun kadang saya seringnya pakai sendal jepit. Apalagi di negara tropis, nyeker malah paling enakeun. Menyentuh bumi langsung bergesekan dengan kulit kita membuat kita merasa lebih menyatu dengan bumi, ya nggak sih? >.< 

Item sendal cukup punya satu buat sehari-hari dan satu untuk acara formal.

5. Kerudung

Nah, buat yang berjilbab meski terus banyak model terbaru, pastikan pilih kain yang mudah menyerap keringat, tidak panas, mudah diatur, dan tentu saja gampil dipadu padankan.

Rekomendasi warna untuk kerudung yang mudah dipadu padankan adalah hitam dan krem. 

6. Topi

Negara tropis itu cenderung lebih sering panas euy. Jadi mesti banget punya yang namanya topi nih. Meski ada banyak penjual topi, pastikan kualitas dari pabrik topi yang memiliki kualitas bagus biar tahan lebih lama. 

7. Sepatu

Saya sendiri merekomendasikan untuk punya sepatu kets. Modelnya mudah dipadu padankan dengan berbagai pakaian dan juga bisa dipakai untuk berbagai acara baik formal maupun non formal. Punya satu atau dua sudah cukup kok. Warnanya sendiri bisa abu-abu dan/atau hitam.

8. Gamis/Long dress

Untuk acara resmi semacam kondangan, nikahan, tunangan itu mau nggak mau kita perlu punya long dress baik itu semacam gamis, dress, dan sejenisnya. Punya satu udah cukup kok. Warna hitam atau putih cocok dan mudah dipadu padankan tentunya. Kalau yang memang hobi gamisan untuk sehari-hari juga bisa mengoleksi sekitar 3 gamis cukup kayaknya kan.

9. Daster

Nah siapa nih yang di rumah tim dasteran? Emang enak ya sriwing gitu rasanya. Cuma saya sendiri lebih nyaman celana dan kaos oblong sih. Tapi kalau kamu suka daster punya 3 sudah cukup kok. Pilih warna polosan atau kembang-kembang itu suka-suka saja.

10. Jaket

Jaket tentu jadi item wajib yang tetap cocok dipakai di negara tropis. Entah itu biar nggak kedinginan, buat jalan cepat kalau ada abang kurir, atau dobelan untuk belanja ke warung sebelah. Punya dua jaket sudah cukup sih buat gonta-ganti.

Baca juga : Menata Kembali Hidup Mulai dari Lemari

Penutup : Yuk bijak Berpakaian dengan Sistem Capsule Wardrobe

Jadi kalau kita total semuanya itu nggak sampai lho 30 pakaian lho. Pastinya itu bakal terpakai semua. Memilih pakaian pun jadi mudah karena komposisi pakaian yang ada memang gampang buat kita mix and match gitu.

Nah, coba hitung jumlah pakaian kamu deh sekarang, ada berapa dan sering kamu pakai?

Kalau kamu merasa kebanyakan dan banyak yang nggak terpakai, mungkin ini saatnya kamu memulai Capsule Wardrobe nih. 

Ghina Hai, saya Ghina. Perempuan pecinta pagi, pendengar setia radio dan podcast, menulis tentang kehidupan perempuan dan hal terkait dengannya.

23 Replies to “Membuat Capsule Wardrobe di Negara Tropis”

  1. Baca ini jadi nyadar kalau baju saya kebanyakan gamis dan gak punya model lainnya. Iya juga ya, punya 3 pun udah lebih dari cukup karena bisa dikombinasikan dg outfit lainnya dan gak bosen gamis itu2 aja yg dipakai. Bisa pakai outfit lain yg nyaman dan disimpan dg baik di capsule wardrobe

  2. wah bener nih, baju tuh kayanya kalau umpuk jadi malah males mau makenya ya, hehe.. jadi mending emang jumlah nya dibatasi sih, jadi ya bakal kepake terus 🙂

  3. Jujurly saya belum bisa minimalis begini, soalnya sering diminta Pake dress code ini itu. hehehehe. Lagipula beres-beres itu lho.. berat eyeui ngaudit baju sendiri.

  4. Ini akan lebih mudah jika yang praktek memiliki passion di dunia fashion. Soalnya mix and match pakaian itu kalo ga tepat jatuhnya malah keliatan kurang sedap dipandang hehehe

  5. istilah capsule wardrobe baru aku tahu kak hehehe. ini bisa jadi solusi kalau stok pakaian banyak. Apalagi sekarang istilah mode tak terlalu mengenal musm kalau kita jago mix and match ya

  6. Aku awalnya kepikiran sama gaya hidup minimalis begini setelah baca buku seperti Marie Kondo atau Fumio Sasaki. Dan rasanya pasti pikiran juga lebih bersih yaa.. kalau hidup dengan sederhana tanpa banyak barang, termasuk baju. Pilih warna baju netral dan bermodalkan mix and match.
    Kalo bosen, bisa beli tapi kudu keluarin sesuai dengan jumlah yang dibeli.

    Nyaman banget sih…hidup dengan prinsip Capsule Wardrobe.

  7. Baru denger istilah capsule wardrobe dan menurutku itu memudahkan banget buat kita biar ngga terlalu rempong milih ootd lho. Dan yappp, black is stunned for every colour, semua orang punya white or black yang bisa banget mix n match buat semua model.

  8. Style minimalis dalam berfashion dampaknya memang besar untuk ekonomi berkelanjutan ya kak. Apalagi pernah dengar kalau sampah pakaian penyumbang terbesar juga. Cuss kita terapkan capsule wardrobe nya

  9. Keren juga nih ide capsule wardrobe nya. Memang sih ya kalau semuanya nyaman dan enak dipakai, dipadupadankan dengan apapun hasilnya tidak hanya matching tapi koleksi pakaian juga di rumah jadi minimalis

  10. Jujurly aku baru dengar tentang capsule wardrobe ini mbak
    Ide yang pantas untuk diikuti nih, biar bisa memakai semua pakaian yg ada

  11. Bongkar -bongkar lemari aku jadi pusing mbaa😭😭 banyak baju lamaa yg masih aku simpan dimana punya sejarah.
    Baju jaman lulus SMa awal.pake hijub, baju jaman kuliah,.baju kerja masihh adaa dan masih cukup.

    Karena banyak ikut group eks sekolah anak2 TK sampai skrg demi.silaturahmi bulanan, adain arisan sukanya ada Dress.code. Nah suka pake baju lama kebetulan warnanya sesuai DC 🤭.

    Jujur aku sedih sih mba emang sampah pakaian terbanyak, aku kalau sortir sortir baju anak suami n aku yg rusak bolong tuh banyak. Padahal sudah di bikin lap gombal tetep aja masih numpuk banyak apalagi anak2 bertumbuh ya.

    Semoga pelan pelan bisa meminimalisir baju, kalailu beli baju tidak setiap bulan kami.beli sih.

    1. iya mbak kalau di indonesia aku merasa banyak acara yang butuh dresscode tertentu yaa.. yang ada dipakai aja dulu gapapa sih, seskali declutter mgkn ada juga yang udah gadipakai lagi

  12. Aku sudah lama sih enggak beli baju, tapi aku juga mix and match gitu,hehehe… Biar irit kalau aku mah. Padahal tahu sistem capsule wardrobe juga blm lama. Tapi emang asyik sih mix and match baju yang ada…

  13. Untul pakaian kebetulan aku cuma beberapa biji aja mbak hahaha masih bisa dihitung pakai jari. Salah satu manfaatnya memang jadi nggak bingung mau pake apa dan lebih hemat juga

  14. Ehh kmrn baruu aja aku cari2 tahu soal capsule wardrobe ini, ternyata ketemu sama artikelnya kak Ghina..
    masyaAllah jodoh banget ngga sih? hihi..

  15. Ini nih yg sebenernya udh mulai aku terapin mba, tapi belum bisa Ampe 30 baju gitu 🤣🤣. Ttp aja masih banyak. Walopun tiap beli 1 baju, aku pasti ngeluarin 1 baju yg lama juga dr lemari.

    Lagi berusaha untuk ngurangin lebih banyak sih, jadi lemari baju itu ga numpuk Ama brg2 yg sbnrnya ga kepake 😅

    1. hoho, aku pun lebih dari 30 mbak, tapi nggak sampai 40 kayaknyaa. kalau one in one out itu aku ga begitu mempraktikkan karna suka jadi pelasure buat beli lagi pas mau donasikan baju gitu, hoho.

      semangat mba fanny.. pas lowong banget bisa healing sendiri nih declutering ini

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

error: Content is protected !!