• Jelajah Buku

    Perempuan Sunda membaca Hati Suhita

    Sebagai perempuan sunda seperti saya, membaca novel Suhita bukan hanya sekadar memaknai kisah percintaan Gus Birru dan Ning Alina Suhita. Lebih mendalam lagi, kisah pewayangan dan falsafah Jawa yang selalu diselipkan menjadi hal menarik sendiri. Saya, seorang perempuan berdarah sunda. Meski memang daerah tempat tinggal saya berada di wilayah provinsi Jawa Tengah, tapi budaya Sunda sangat kental dengan kehidupan saya sehari-hari. Meski demikian, saya sendiri hanya sedikit mengetahui tentang sejarah sunda itu sendiri. Sementara itu, hubungan sunda dan jawa bahkan hanya secuil yang saya ketahui. semisal pengetahuan tentang hubungan baik Jawa dan Sunda konon katanya dihindarkan pasca Perang Bubat antara Kerajaan Majapahit yang membantai Kerajaan Sunda. Mungkin itu sebabnya, tentang…

  • Jelajah Tempat,  Story

    Melepas Rindu pada Jogja

    ' Na, kenapa turun di Jogja sih? Nggak Semarang aja, kan ada Ceuceu di Semarang.. Telepon Mimih beberapa kali menanyakan hal sama terus menjelang kepulangan saya kembali ke Indonesia. Iya, kami memang berrencana untuk pulang kampung dan transit terlebih dahulu di jogja, untuk beberapa hari yang belum ditentukan. Sekitar 3-4 hari. Jelas sih Mimih bertanya terus. Soalnya di Jogja kan nggak ada saudara, nggak punya tempat tinggal juga. Jadi yaa, dengan tinggal di penginapan, jika dikalikan sekian hari akan lumayan juga budgetnya. 😆 Tapi ya gimana, kangen jogja e. Kenapa harus mampir ke Jogja dulu? Mau melepas rindu dulu. Wkwk. Mau kulineran yang sangat-sangat dirindukan semasa di luar sana. Selama…

  • Jelajah Tempat

    Menikmati Singapura Kali Pertama

    A : Mah, nanti pulang mau transit di bali atau singapura? G : Bali aja. Udah tenang kalau udah nyampe Indonesia mah. Emang kenapa? A : aku inginnya ke Singapore, mau mengenang perjalanan waktu di sana dulu. Sekarang banyak perubahan lho G : gitu mah ga usah nanya 😐 A : kan biar mamah juga pernah ke sana 😁 Baiklaaaaaah, perjalanan hampir tiga minggu membuat saya hiatus dari dunia perblogan. Iya, kami sekeluarga telah melakukan perjalanan yang cukup panjang. Pulang kampung lintas benua. Pulang kampung antar benua ternyata membutuhkan banyak bekal dan tenaga, apalagi jika perjalanannya nyambi sambil transit terlebih dahulu. Seperti perjalanan kali ini, terbang pakai Finnair, transit di…

  • Jelajah Tempat

    Trip Dadakan ke Amsterdam (Hari Kedua)

    Perjalanan keesokan harinya dimulai agak siang juga. Tapi sayang, cuaca hari itu langit sangat mendung. Bahkan sempat hujan sepagian. Nyata saja, saat tiba di Amsterdam Centraal langit tetap mendung. Perjalanan menuju Vollendam pun gagal. Kita akhirnya hanya menuju ke Zandaam Schane. Huhu, gagal foto pake baju khas Belanda deh. Untuk menuju ke Zandaam kita perlu naik kapal perahu yang cukup besar dari Amsterdam Central nih. Hanya sebentar kok. Setelah itu lanjut naik bus dengan perjalanan sekitar setengah jam lebih. Di perjalanan menuju Zandaam, tiba-tiba feeling saya nggak enak. Kok muncul fikiran Nahla muntah. Eh, kok beneran. Nahla muntah setelah makan wafer coklat. Muntahannya langsung saja mengenai jaket saya dan jaket…

  • Groningen,  Jelajah Tempat

    Belanja Mingguan Halal dan Murah di Groningen

    Ketika hari Sabtu menjelang, bagi saya sebagai istri, ini adalah hari yang menyibukkan sekaligus menyenangkan. Kenapa begitu? Karena Sabtu berarti hari berbelanja keluarga sekaligus waktunya untuk keluarga. Family time. Hal menyenangkan dari belanja, ya karena saya perempuan dan jelas suka belanja. Hitung-hitung menghirup cuaca cerah, olahraga, dan menemukan pengalaman baru. Iya, sampai begitunya. Soalnya kita kemana-mana bersepeda. Makanya, kadang seharian menjadi hal yang menyibukkan. Jarak satu toko ke toko lainnya itu lumayan jauh. Jika ditotal secara keseluruhan saya bisa menghabiskan 10 km untuk perjalanan berbelanja ini, belum lagi lama milih-milih belanjaanya. Berbelanja mingguan juga merupakan hal penting. Pengalaman yang mengajarkan sendiri, semakin sering berbelanja, pengeluaran jadi membengkak. Setidaknya cukup sekali…

  • Groningen,  Jelajah Tempat

    Awul-awul di Belanda, Emang Ada?

    Pernah mendengar kata ‘awul-awul’ sebelumnya? Haha, saya baru dengar sejak tinggal di Jogja. Itu lho baju-baju bekas kualitas bagus. Jika di Jogja biasanya kita akan mendapatinya di toko Pujha fashion, cuma itu toko baju bekas yang saya ketahui, lainnya mungkin ada lagi, tapi tidak seterkenal Pujha fashion. CMIIW. Tapi, ada lagi tempat yang menjadi ajang tahunan dimana awul-awul banyak bertengger menawarkan bau khasnya, ialah Sekatenan. Iyap, di sekatenan kamu akan menemukan Toko pujha fashion nih lagi-lagi yang jualan. Tapi dengan konsep jualan seperti penjual lainnya, di bawah naungan terop, dijual di malam hari, selama sebulan dalam bulan Rabi’ul Awwal alias bulan mulud/Maulid Nabi. Selama ini saya belum pernah sih membeli…

  • Groningen,  Jelajah Tempat,  Minimalist

    Hidup Minimalis di Belanda

    Hai, ada berapa baju di lemarimu? berapa baju yang paling sering kamu gunakan? Ngobrolin tentang fashion memang tidak akan ada habisnya. Tapi, seperti cerita saya sebelumnya, saya sedang cukup antusias  untuk hidup Minimalis. Akhirnya saya beranikan diri untuk menerapkan Minimalis sebagai gaya hidup saya, meski masih sedikit-sedikit. Sebenarnya hal tersebut saya lakukan karena saya berkaca juga pada diri sendiri. Gaya hidup bisa diterapkan bisa jadi karena memang sebenarnya beberapa hal sudah mendukung ke arah sana. Atau beberapa hal tersebut harus benar-benar dirubah untuk menuju gaya hidup yang lain. Jadi, sebenarnya gaya hidup itu ya kembali kepada masing-masing lagi. Berat atau ringan melakukannya, kembali pada diri masing-masing. Saya sendiri bukan tipe…

  • Cerita Keluarga,  Groningen,  Jelajah Tempat

    Awal-Awal tinggal di Groningen

    Jadi pada tanggal 19 Mei tahun kemarin menjadi awal kaki menginjakkan diri di Negara Kincir Angin. Saya mau bercerita sedikit tentang hal ini. Tentang awal kami menginjakkan kaki di kota kecil ini. Groningen. Rada telat atau bahkan telat banget ya baru menceritakannya sekarang. Maklum. Baru pengen, saya nulis masih karena pengen aja soalnya. Tapi momen awal ini agak sayang untuk dilewatkan. Akhirnya setelah konsultasi kegalauan dalam dunia perblogan saya, mbak @ewafebri sudah menyelamatkan saya dari kegalauan tersebut. Makasih mbak. Jadi, awal kami sampai di Groningen, kami bertiga jetlag. Tentu saja. Ini perjalanan terlama dan terjauh kami. Membawa anak kecil yang sedang tumbuh kembang menjadi tantangan sendiri. Untungnya, Nahla banyak tidur…

  • Jelajah Tempat,  Spiritual

    Maulid Nabi dan Haul Gus Dur di Wageningen : Suasana rasa ‘Rumah’.

    Kemarin, saya mencoba meminta suami utk mengajak kita ke Wageningen. Krenteg ati, pokok pengen banget ikut dibaan, ketemu teman-teman baru, dan mendengarkan tausyiah yang menyejukkan. Hal-hal tersebut mampu membuncahkan rindu setelah sekian lama terpendam. Benar saja, dari mulai perjalanan di kereta, ada saja hal-hal ‘nyambung’ nya. Di kereta ketemu 2 orang Indonesia. Seorang Mbak yang sama tujuannya dengan kita dan seorang Mas yang tujuannya ke Utrecht. Bisa dibayangkan donk, sepanjang jalan kita keasyikan ngobrol. Obrolan dari mulai asal muasal, beasiswa apa, dan temannya siapa aja. Alhasil ternyata si Mba adalah temannya si A, si B, dan si C, dan tinggal disini dengan beasiswa yang sama dengan si Ayah. Dunia sempit…

  • Groningen,  Jelajah Tempat

    Jalan pintas

    Kemarin, perjalanan menuju Venuslaan saya mencoba untuk melewati jalan lain. Jalan depan Paddepoel. Jalan pintas seharusnya memang lebih cepat. Mengurangi keterbuangan waktu untuk kemanfaatan waktu. Nyatanya mencari jalan pintas tak selamanya mengurangi keterbuangan waktu. Saya sih masih sering nyasar. Termasuk saat iseng jalan lewat Paddepoel. Terkadang otak berfikir sejenak, mencoba mengira-ngira jalan yang akan ditempuh.  Tapi sudah berusaha keras untuk mengira-ngira jalan pun, tetap saja tidak lihai. Hanya terus berputar, tersesat, bahkan bisa sampai menyerah. Untungnya, kemarin perjalanan cukup berjalan dengan lancar. Hanya melewati satu putaran yang tersesat. Selama di Groningen, saya sering main ke Planetenlaan. Berhubung tempat tinggal saya cukup jauh dari komunitas orang-orang Indonesia, saya jadi sering bermain…