• catatan ramadhan,  Journey,  Ngaji

    Hadiah untuk yang lemah

    Jika ada yang bilang menyambut Ramadhan itu adalah sebuah kebahagiaan, melihat dari pahalanya sih iya begitu, tapi jika melihat dari amal-amal yang harus dilakukan, dikiran enak? jelas tidak sama sekali. Karenanya ceramah tadi pagi bilang jika kita jangan pernah mencari pahala, tapi carilah rohmat. begitu katanya, tapi susah banget ya? Beramal itu lelah, kan? Kita harus berpuasa menahan nafsu dan lapar. Kita harus ngoceh banyak untuk membaca Qur’an, kita harus menyentuh air ditengah dinginnya pagi cuma untuk shala malam dan sahur. hal-hal yang sangat malas untuk dilakukan sebenarnya. Karena itu manusia diimingi pahala untuk mau melaksanakan hal tersebut. Manusia memang terlalu lemah, bahkan untuk melaksanakan suatu hal saja dia harus…

  • catatan ramadhan,  Journey,  Ngaji

    Yang dekat yg tak terjamah

    Musim Ramadhan kali ini bertepatan dengan liburan panjang anak-anak sekolah, tentu juga banyak mereka yang lulus untuk melanjutkan pendidikan ke tingkat yang lebih. Kebetulan, di desaku saat ini sudah terdapat sekolah dari mulai jenjang dasar (MI/SD), MTs, dan MA. Pendidikan agama diharapkan mampu tertanam di dalam jiwa anak-anak semenjak kecil sehingga, Alhamdulillah, disini sekolah dengan tipe “madrasah” lebih diutamakan. Saat ini, sedang musimnya pula untuk pendaftaran sekolah, dari tingkat SD/MI biasanya banyak melanjutkan ke MTs yang ada di desa sendiri, bahkan banyak juga anak-anak yang dari desa tetangga menyekolahkan anaknya ke MTs disini. Mungkin karena jarak untuk bisa ke sekolah kota jaraknya cukup jauh, dan memang sekolah sini dirasa sudah…

  • catatan ramadhan,  Journey,  Ngaji

    Ngabuburit?

    Hampir setiap sore jalanan di desaku dan desa tetangga selalu padat. Istilah yang tetiba nge-trend di bulan puasa ini memang paling nge-trend dan dikenal oleh semua kalangan, dari anak-anak sampai tua renta. Ngabuburit ini merupakan bahasa sunda dari asal kata burit  yang artinya sore. Entah bagaimana cerita ngabuburit menjadi bahasa yang di gunakan oleh sentero Indonesia untuk mengungkapkan bahwa dirinya sedang menunggu adzan magrib sambil melakukan sesuatu hal. Ada banyak hal yang banyak dilakukan oleh orang yang sedang ngabuburit. Lalu kenapa ngabuburit membuat jalanan menjadi padat dan ramai dengan kendaraan bermotor? Hal yang demikian itu karena ngabuburitnya dilakukan dengan jalan-jalan. Namun, entah bagaimana asal muasalnya, akhirnya ngabuburit memang identik dengan…

  • catatan ramadhan,  Journey,  Ngaji

    Doa Kamilin dan para lelaki

    Sudah pernah dengar doa kamilin? Itu lho yang biasa dibacakan setelah sholat terawih. Sebenarnya aku pun mendapati doa ini waktu masih di bangku MA. Waktu itu sedang menginjak kelas 2 kalo tidak salah. Lalu ada apa dengan doa kamilin? Dulu, kegiatan di pondok sebenarnya tidak begitu padat. Kegiatannya paling banyak ya mengaji kitab pada waktu pagi hari  (karena kita sekolahnya siang hari), kemudian dilanjut ngaji kitab lagi setelah isya. Sayangnya ngaji kitabnya itu masih dengan sistem bandongan. Jadi, ya begitulah.. yang penting hadir, memperhatikan atau tidaknya tidak masalah asal tidak mengganggu teman sampingnya. Tapi, sebenarnya ada yang selalu coba disempilkan oleh Abah kalo ngaji begitu. Apalagi sempilan-sempilan yang diberikan biasanya…

  • catatan ramadhan,  Journey,  Story

    Ramadhan dan silaturahmi #11 Day

    Bertepatan dengan momen pemilihan umum presiden untuk periode 2014-2019, karena para santri disini tidak mendapatkan kesempatan untuk mengikuti pencoblosan, (gegara kurang informasi sih lebih tepatnya) akhirnya aku merencakan diri untuk bersilaturahmi kepada teman KKN, Umi Nafisah namanya. Pertemanan kita cukup dekat sejak KKN hingga saat ini. Karena banyaknya kesamaan hal yang kita sukai, terutama dengan 1 hal yang sama-sama ditekuni pada saat ini. Memiliki teman merupakan sebuah bukti bahwa kita memiliki jiwa sosial dan membuka diri pada dunia bahwa kita tidaklah sendirian dan memang tidak seharusnya menyendiri di tengah riuh rentah ramainya sesama makhluk Tuhan saling saling mengenal satu sama lain. Pada kelanjutannya nanti, ketika Tuhan berkehendak mendekatkan kita dengan…

  • catatan ramadhan,  Journey,  Ngaji

    Ramadhan dan Berkah makanan #10 Day

    Terbangun dari tidur pada subuh ini, tetiba secara tidak sadar otak langsung menangkap isi ceramah yang sedang disampaikan oleh Pak Kyai di masjid sebelah rumah. Beliau sedang menerangkan tentang keberkahan makanan ternyata. Bapak secara perlahan kemudian menerangkan tentang doa makan yang sehari-hari kita gunakan. Allahumma baariklanaa fimaa razaqtanaa waqinaa ‘adzaa bannar”. Kata Bariklanaa  yang artinya “berkahilah kami”, tidak hanya meminta pada keberkahan atas makanan yang kita makan semata, tetapi lebih luasnya bapak menyebutkan bahwa semoga ada keberkahan pada pemasaknya, pada yang memakannya, pada makanannya juga. Tema Keberkahan dalam makanan kali berlanjut pada acara Arisan yang akan dilaksanakan di rumah ibu pada sore nanti. Akhirnya kita mulai mempersiapkan masakan sedari shubuh,…

  • catatan ramadhan,  Journey,  Ngaji,  Story

    Ramadhan dan Kemudahan #9 Day

    Senin, sebagai hari pembuka untuk seminggu, sangat diharapkan akan dilancarkan setiap urusan-urusannya. Seperti pada senin ini, rencana untuk ke DJP, demi kepastian sebuah urusan diharapkan akan didapatkan pada kesempatan kali ini. Bertemu dengan kepala Humas, Alhamdulillah sudah dapat kepastian, bahkan obrolan kita cukup lama bersambut bukan membahas tentang hal yang seharusnya menjadi pembahasan, saya menyengajakan untuk membahas tentang Pilpres yang seperti bapaknya pun memberikan respon lebih daripada membahas tentag urusan saya. Mencoba untuk mengambil hati orang memang harus belajar untuk memahami apa yang dikehendakinya, tidak memaksakan untuk menuruti kehendaki kita semata. Jika Al-Qur’an menyebutkan bahwa “sesungguhnya dalam kesulitan itu ada kemudahan”. Berarti memang mereka, kesusahan dan kemudahan datang bersamaan. Itulah…

  • catatan ramadhan,  Journey,  Ngaji

    Ramadhan dan Taubat #8 Day

    Bab Ngaji Riyadush shalihin kali ini mengupas lebih dalam tentang pembahasan taubat. Sebagai manusia yang lemah, memang sangat harus untuk melakukan pertaubatan. Kita terlalu sering melakukan banyak kesalahan di setiap perbuatan kita. Karenanya hukum dari bertaubat itu adalah kewajiban. Wajib lhooo. Tetiba aku teringat pada shalat Taubat. Hal yang sedang mencoba dirutinkan ini dulu aku mikirnya hanya ketika kita merasa sudah jelas-jelas melakukan perbuatan dosa. Ah, terlalu sombong ternyata kesimpulan tersebut. kita sering melakukan perbuatan yang sering tanpa kita sadari itu adalah perbuatan dosa. Sholat taubat menjadi salah satu fasilitas kita untuk bertaubat. Kata beliau “Menyesal atas perbuatan dosa yang kita lakukan itu lebih baik, karena itu tandanya kita masih…

  • catatan ramadhan,  Journey,  Ngaji,  Story

    Ramadhan dan Keberkahan Jumat #6 Day

    Pada malam ini ada kegiatan yang berbeda dari malam-malam biasanya selama bulan ramadhan ini. Ternyata setiap malam jumat selama bulan ramadhan itu ada yang namanya kegiatan khataman. Jadinya dalam semalam itu khatam 30 juz dengan diakhiri oleh makan bakso bersama warga. Alhamdulillah dapat menikmati bakso gratis, haha Rutinitas juga seharusnya berbeda pada pagi harinya, jika pada biasanya jumat pagi itu waktunya untuk libur ngaji, ternyata jika puasa itu tetap mengaji, alias tidak libur, tapi dasarnya kita bandel, akhirnya sehabis shubuh menyengajakan diri untuk meliburkan diri demi untuk tertidur di pagi. Kenikmatan bakso dan kenikmatan tidur pagi hari tadi kemudian ditegur oleh ngaji Riyadush shalihin siang ini, Dengan awalan bab tentang…

  • catatan ramadhan,  Journey,  Ngaji,  Story

    Ramadhan dan Nafsu #5 Day

    Puasa itu artinya “menahan”, yaitu menahan lapar dan dahaga, serta menahan hawa nafsu dari perangai-perangai buruknya. Katanya orang-orang, jika kemampuan puasa kita masih hanya sebatas mampu untuk menahan diri dari lapar dan dahaga, itu adalah tingkatan puasanya anak-anak. Sedangkan kita yang sudah cukup besar ini, seharusnya memiliki kemampuan lebih, yaitu mampu menahan diri dari nafsu buruk. Bisa dibayangkan, menahan hawa nafsu itu bukanlah hal yang sangat mudah, kita secara awam masih terbiasa baik secara sadar maupun tidak sadar untuk lebih mengerahkan emosi saat bertindak. Masih terbiasa untuk membiarkan penyakit-penyakit hati berkeliaran dalam keseharian sikap dan tindak tanduk kita. Dan kita masih lemah untuk menangkal hal-hal untuk secara cepat terbasmi dari…

error: Content is protected !!