• Random Thought

    Riuh Hati

    Ombak bergemuruh mengeruk air pun mengkeruh riuh dan rusuh membasuh melusuhkan jiwa merapuhkan hati dan melepuh hingga mati dengan merendah dan kemudian bersimpuh, masih dalam keruhnya diri Dalam luapan gemuruh dari kalbu yang tak berujung reda mengiris hingga merapuhkan hati meringis dalam rintihan-rintihan jiwa yang merenda dan rerintikpun tak pula mencapai titik henti Ah, hilang sudah titik yang ingin dilihat karena titik telah melebur dalam rerintik jenuh bentuk yang menempa hanyalah kusut bahkan yang masih tersisa pun berlumut melumat rasa akan percaya pada cerah yang ada dan masih tersisa kini hanya membuat kalut dan kadang datangnya pun seperti mautEnyah sajalah! Krapyak, 1 januari 2014.

error: Content is protected !!