• catatan ramadhan,  Journey,  Ngaji

    Ramadhan dan Taubat #8 Day

    Bab Ngaji Riyadush shalihin kali ini mengupas lebih dalam tentang pembahasan taubat. Sebagai manusia yang lemah, memang sangat harus untuk melakukan pertaubatan. Kita terlalu sering melakukan banyak kesalahan di setiap perbuatan kita. Karenanya hukum dari bertaubat itu adalah kewajiban. Wajib lhooo. Tetiba aku teringat pada shalat Taubat. Hal yang sedang mencoba dirutinkan ini dulu aku mikirnya hanya ketika kita merasa sudah jelas-jelas melakukan perbuatan dosa. Ah, terlalu sombong ternyata kesimpulan tersebut. kita sering melakukan perbuatan yang sering tanpa kita sadari itu adalah perbuatan dosa. Sholat taubat menjadi salah satu fasilitas kita untuk bertaubat. Kata beliau “Menyesal atas perbuatan dosa yang kita lakukan itu lebih baik, karena itu tandanya kita masih…

  • Ngaji,  Story

    Ramadhan dan Buka Bersama #7 Day

    “Buka Bersama” atau biasa disebut dengan Bukber biasa dilakukan untuk merayakan buka bersama dengan suatu kelompok tertentu, biasanya dengan teman sejawat, atau dengan orang-orang terdekatnya. Kebetulan Pada kesempata kali ini ada undangan untuk ikut Buka Bersama dengan teman-teman dari SSF (Santri Scholar Family) 2010. Keluarga pertamaku di jogja. Topik terhangat pada perbincangan nanti pasti tentang skripsong, dadar-mendadar serta toga-mentoga. Hingga pada akhirnya kita menghastag haram untuk ketiga kata tersebut. Tapi kemudian melihat keramaian gerombolan sebelah, dengan sekelompok anak SD dan SMP yang mengadakan buka bersama di sana yang begitu hebohnya. Kemudian salah satu dari temenku bilang: Wah, sekarangmah anak SD aja udah tahu buka bersma gitu yaaa, keren euy! Haha,…

  • catatan ramadhan,  Journey,  Ngaji,  Story

    Ramadhan dan Keberkahan Jumat #6 Day

    Pada malam ini ada kegiatan yang berbeda dari malam-malam biasanya selama bulan ramadhan ini. Ternyata setiap malam jumat selama bulan ramadhan itu ada yang namanya kegiatan khataman. Jadinya dalam semalam itu khatam 30 juz dengan diakhiri oleh makan bakso bersama warga. Alhamdulillah dapat menikmati bakso gratis, haha Rutinitas juga seharusnya berbeda pada pagi harinya, jika pada biasanya jumat pagi itu waktunya untuk libur ngaji, ternyata jika puasa itu tetap mengaji, alias tidak libur, tapi dasarnya kita bandel, akhirnya sehabis shubuh menyengajakan diri untuk meliburkan diri demi untuk tertidur di pagi. Kenikmatan bakso dan kenikmatan tidur pagi hari tadi kemudian ditegur oleh ngaji Riyadush shalihin siang ini, Dengan awalan bab tentang…

  • catatan ramadhan,  Journey,  Ngaji,  Story

    Ramadhan dan Nafsu #5 Day

    Puasa itu artinya “menahan”, yaitu menahan lapar dan dahaga, serta menahan hawa nafsu dari perangai-perangai buruknya. Katanya orang-orang, jika kemampuan puasa kita masih hanya sebatas mampu untuk menahan diri dari lapar dan dahaga, itu adalah tingkatan puasanya anak-anak. Sedangkan kita yang sudah cukup besar ini, seharusnya memiliki kemampuan lebih, yaitu mampu menahan diri dari nafsu buruk. Bisa dibayangkan, menahan hawa nafsu itu bukanlah hal yang sangat mudah, kita secara awam masih terbiasa baik secara sadar maupun tidak sadar untuk lebih mengerahkan emosi saat bertindak. Masih terbiasa untuk membiarkan penyakit-penyakit hati berkeliaran dalam keseharian sikap dan tindak tanduk kita. Dan kita masih lemah untuk menangkal hal-hal untuk secara cepat terbasmi dari…

  • catatan ramadhan,  Journey,  Ngaji,  Story

    Ramadhan dan Tarawih # 4 Day

    Kegiatan Ramadhan yang sangat mencirikan perbedaan dengan malam-malam lainnya adalah adanya kegiatan Shalat Tarawih. Ada yang menggunakan  8 rakaat, ada pula yang menggunakan 23 rakaat. Perbedaan tentu bukanlah suatu masalah. Yang justeru perlu diperhatikan adalah kekhusyukan saat melaksanakannya. Baik 8 rakaat dan 23 rakaat, tentunya jamaah tidak ingin pula jika shalatnya menghabiskan cukup lama waktu. Apalagi yang tetua-tetua yang kebanyakan datang tentu cepat pegal jika terlalu lama, tapi terlalu pegal juga jika terlalu cepat. Surat-surat yang biasa dibaca oleh Imam saat tarawih adalah surat-surat pendek dari mulia Al-Kautsar sampai An-naas, dan rakaat keduanya membacakan surat Al-Ikhlas, atau ada juga yang menggunakan ayat-ayat pilihan pada akhir surat. Dulu ketika di Pare,…

  • catatan ramadhan,  Journey,  Ngaji,  Story

    Ramadhan dan Rezeki #3 Day

    Jodoh tidak akan kemana, begitupun juga dengan rezeki J. Mereka satu paket yang menjadi misteri Illahi tentang kapan datang, kapan muncul, darimana datangnya, dan kemana arahnya nanti baik jodoh ataupun rezeki itu. Tentang rezeki ini, tidak perlu kita menjadikannya sebagai sebuah kesibukan demi mengumpulkannya. Karena ia akan mendatangi siapa-siapa yang dikehendakiNya. Berbicara tentang rejeki, kali ini ketika Mengaji Kitab Riyadush Shalihin tetiba Pak Kyainya bercerita panjang lebar tentang Rezeki. Laa Yarzuqhu min haitsu laa yahtasib, demikian sabdaNya. Kita tahu bahwa rezeki akan datangnya dari arah yang tak disangka-sangka. Tapi beliau bilang, mungkin hal itu bisa jadi karena kita secara tidak sadar telah melakukan perbuatan tertentu yang menjadikan rezeki tersebut berada…

  • catatan ramadhan,  Journey,  Ngaji,  Story

    Ramadhan dan Ganjaran #2 Day

    Setiap apa yang kita lakukan itu pasti ada balasannya, karenanya istilah ganjaran merupakan akibat/hasil dari apa-apa yang kita lakukan. Dalam ibadah pun demikian, hanya saja justeru banyak orang yang mudah teriming-iming dan hanya akan teriming-iming jika tahu ganjaran apa yang akan didapatkan jika melakukan suatu amalan tertentu. Nah, Ramadhan ini, dengan istimewanya memberikan ruang yang sangat luas bagi setiap muslim untuk mencari dan mengumpulkan pahala sebanyak-banyaknya. Berbagai ceramah di setiap kultum menjelang magrib dan kuliah pun memerintahkan demikian kurang lebih isinya. Bahkan kita ingat ketika kita masih berada di bangku sekolah dasar, setiap bulan ramadhan kita diberi buku catatan kegiatan ramadhan supaya kegiatan kita selama bulan ramadhan tidak sia-sia, begitu…

  • catatan ramadhan,  Journey,  Ngaji,  Story

    Tantangan menulis selama ramadhan

    Setiap waktu dari detik ini, menyambut datangnya bulan yang penuh dengan rahmat dan berkah, tak ada salah jika kita mencoba untuk menghargai secuil dari apa-apa yang telah kita lakukan ataupun kita lewati dalam sehari-harinya. Ramadhan memang bulan yang sangat “istimewa”. Karenanya, kita pun perlu untuk mengistimewakan keistimewaan dari bulan ini dengan menguliti sepersekian perjalanan hidup kita. Dalam setiap harinya, kenapa tidak kita mencoba untuk menelisik ataupun menciptakan hal-hal yang sekiranya berguna baik untuk kita ataupun untuk orang disekitar kita. Tulisan ini mengawali sebuah perjalanan tentang #29HariMencariBerkah dalam perjalanan selama Ramadhan kali ini. Sebuah rencana yang disusun ini untuk menggugah kita agar senantiasa menghargai setiap detik dari detik-detik teristimewa dalam Bulan…

error: Content is protected !!