• Random Thought

    Perempuan Sunda membaca Hati Suhita

    Sebagai perempuan sunda seperti saya, membaca novel Suhita bukan hanya sekadar memaknai kisah percintaan Gus Birru dan Ning Alina Suhita. Lebih mendalam lagi, kisah pewayangan dan falsafah Jawa yang selalu diselipkan menjadi hal menarik sendiri. Saya, seorang perempuan berdarah sunda. Meski memang daerah tempat tinggal saya berada di wilayah provinsi Jawa Tengah, tapi budaya Sunda sangat kental dengan kehidupan saya sehari-hari. Meski demikian, saya sendiri hanya sedikit mengetahui tentang sejarah sunda itu sendiri. Sementara itu, hubungan sunda dan jawa bahkan hanya secuil yang saya ketahui. semisal pengetahuan tentang hubungan baik Jawa dan Sunda konon katanya dihindarkan pasca Perang Bubat antara Kerajaan Majapahit yang membantai Kerajaan Sunda. Mungkin itu sebabnya, tentang…

  • Catatan Ramadhan

    Kenangan Baju di Hari Raya

    Saat malam jelang lebaran, Ibu masih khusyuk di depan mesin jahit tua itu. Kami pun menemani dengan setia, menunggu baju lebaran kami jadi. Menjelang lebaran, ibu sibuk mengukur kain-kain yang akan dibuat baju untuk kami bertiga. Prinsip Ibu, selama bisa dibuat oleh sendiri, kenapa pula harus membeli. Hitung-hitung menghemat juga. Sementara kami, tentu belum mengerti alasannya, kala itu. Hanya saja, memang kakak-kakak kami juga mengenakan baju buatan Ibu, atau buatan mereka sendiri. Memiliki keterampilan memang hal yang cukup ditekankan oleh Ibu kami. Suara deru mesin jahit masih menjejali malam kami, saat itu. Dengan setia, meski terkantuk-kantuk, ibu terus berkomat-kamit membaca segala lafadz-Nya sembari menggenjotkan kaki pada mesin jahit tersebut. Kami,…

  • Catatan Ramadhan

    Kita yang Sibuk Berbuka

    Jalanan penuh lalu lalang menjelang magrib adalah hal yang lumrah ditemukan saat Ramadhan. Sesekali saya pun coba untuk menikmati sesaknya jalanan dengan sajian berbagai menu berbuka puasa yang sebenarnya hanya itu-itu saja. Sepertinya lalu lalang itu sendirilah yang menjadikan kegiatan ngabuburit terasa puasa banget. Sewaktu kecil, di kampung saya juga ada dan masih ada sampai sekarang yang namanya pasar sore tersebut. Pasar dadakan yang hanya ada di bulan puasa. Membantu bagi para ibu-ibu yang sedang malas ke dapur, atau sekedar tempat nongkrong menyambut datangnya waktu berbuka. Tentu saja ini bisa menjadi lahan bisnis bagi mereka yang memanfaatkannya. Selalu ada rejeki memang bagi kita yang mengetahui peluangnya bukan?! Menjelang pukul lima…

  • Catatan Ramadhan

    Budaya Ramadhan yang Dirindukan

    “Kami berebut tempat paling nyaman untuk ngobrol saat ceramah akan dimulai dan mencari tempat terdekat dengan penandatangan saat ceramah segera usai. Kenangan ini mungkin tidak akan tercipta tanpa adanya Buku Harian Ramadhan. “ Voilaaaaa, Hai apa akabar para pembaca blog Ghina’s journal? Haha, semoga sehat selalu ya. Belakangan saya sedang ada fokus dengan satu hal, akibatnya ternyata nggak bisa fokus sama hal lainnya, termasuk dengan blog ini. Hiks. By the way, Marhaban ya Ramadhan. Masih di minggu pertama nih, belum pada loyo dan males-malesan kan? Saya baru ingat, jika saya mempunyai satu kategori khusus untuk bulan Ramadhan, yaitu catatan Ramadhan. Nah, mumpung nih pas banget masih di awal Ramadhan dan…

  • Cerita Nahla

    Membawa Anak Kerja. Why Not?

    Saya geli sebenarnya mau cerita tentang hal ini. Sekedar sharing aja. Buat cerita Nahla juga jika nanti sudah beranjak besar. Agar dia ingat dengan cerita-cerita masa kecilnya. Nahla lahir dalam kondisi kami sebagai orangtua yang masih pas-pasan saja. Secara kebetulan suami kerja kantoran dan ngajar di pondok dekat rumah. Sementara saya, mengisi waktu luang ngajar di sekolah dekat rumah, kadang nyambi ke pondok juga.   Definisi kerja kantoran belum akrab sama sekali dengan saya. Hingga sekarang, saya belum pernah sih mengenyam bangku kantor. Kadang sih tertarik banget, tapi kok keadaan belum mendukung.   Beberapa kali kerja remote malah membuat saya semakin tertarik untuk kerja remote ataupun freelance. Enak. Nggak perlu…

  • Story

    Melepas Rindu pada Jogja

    ' Na, kenapa turun di Jogja sih? Nggak Semarang aja, kan ada Ceuceu di Semarang.. Telepon Mimih beberapa kali menanyakan hal sama terus menjelang kepulangan saya kembali ke Indonesia. Iya, kami memang berrencana untuk pulang kampung dan transit terlebih dahulu di jogja, untuk beberapa hari yang belum ditentukan. Sekitar 3-4 hari. Jelas sih Mimih bertanya terus. Soalnya di Jogja kan nggak ada saudara, nggak punya tempat tinggal juga. Jadi yaa, dengan tinggal di penginapan, jika dikalikan sekian hari akan lumayan juga budgetnya. 😆 Tapi ya gimana, kangen jogja e. Kenapa harus mampir ke Jogja dulu? Mau melepas rindu dulu. Wkwk. Mau kulineran yang sangat-sangat dirindukan semasa di luar sana. Selama…

  • Story

    Menikmati Singapura Kali Pertama

    A : Mah, nanti pulang mau transit di bali atau singapura? G : Bali aja. Udah tenang kalau udah nyampe Indonesia mah. Emang kenapa? A : aku inginnya ke Singapore, mau mengenang perjalanan waktu di sana dulu. Sekarang banyak perubahan lho G : gitu mah ga usah nanya 😐 A : kan biar mamah juga pernah ke sana 😁 Baiklaaaaaah, perjalanan hampir tiga minggu membuat saya hiatus dari dunia perblogan. Iya, kami sekeluarga telah melakukan perjalanan yang cukup panjang. Pulang kampung lintas benua. Pulang kampung antar benua ternyata membutuhkan banyak bekal dan tenaga, apalagi jika perjalanannya nyambi sambil transit terlebih dahulu. Seperti perjalanan kali ini, terbang pakai Finnair, transit di…

  • Ngaji

    Qiro’ah Mubadalah : Resiprokal dan tantangan Kemandirian Perempuan

    Menghadiri acara Ngaji kali ini, saya merasakan hal yang sangat berbeda. Seakan suasana dan pembahasan sangat sesuai dengan apa yang kami –saya dan suami- rasakan dan diskusikan belakangan ini. Tentu ini menjadi bahan diskusi yang hangat, apalagi sedang heboh-hebohnya pembahasan mom shaming, keseteraan gender, sexual harrashment, inferiority complex, dan pandangan patriarkal. Sepanjang sesi penyampaian buku sampai diskusi, setiap perempuan dalam forum tersebut terlihat sangat antusias dan sangat bahagia. Bagaimana tidak, kita –perempuan-  yang banyak disanjung dalam forum tersebut. Kita –perempuan- dipuji, dan kita –perempuan- mendapati kedudukan yang tinggi dengan berbagai uraian ayat suci serta hadits shahih yang jarang sekali diutarakan oleh ustadz-ustadz di luar sana. Adalah Bapak Faqihuddin Abdul Qodir…

  • Ngaji

    Ngaji pake Qur’an Android, perhatikan hal-hal ini lho

    Saat Halaqah sudah tebentuk, satu per satu dari kami mendapat giliran untuk membaca. Dari situ saya mendapati beberapa teman membaca Al-Qur’an melalui handphone mereka. Saya kaget, ternyata ada beberapa hal penting yang lumayan berbeda dengan Al-Qur’an yang biasasaya baca. Dalam keseharian, hidup kita sudah semakin dimudahkan sekali dengan perkembangan teknologi saat ini. Tentu, menjadi mudah bagi mereka yang faham cara menggunakannya. Faham juga kemanfaatannya. Tidak dipungkiri perkembangan teknologi juga mendukung untuk hal-hal yang bersifat ritual. Aplikasi yang ditawarkan menarik bagi kita yang ingin terlihat simpel, tidak ribet, dan tidak membebani. Kini, dengan mudahnya kita membaca Qur’an, membaca wirid, dzikir, dan amalan-amalan hanya dengan satu genggaman. Genggaman yang bisa dibawa kemana-mana,…

  • Groningen,  Story

    Bersepeda membawa anak di Groningen

    Bersepeda di Groningen benar-benar membuat saya senang. Selain udaranya yang segar, jalanan di sini tidak terlalu ramai. Tentunya, sangat aman untuk saya yang bersepeda sembari membawa anak. Tak terasa, waktu 11 bulan di sini telah terlewati. Tandanya, waktu saya untuk menikmati jalanan sembari bersepeda di sepanjang Groningen tinggal sebentar lagi. Menikmati bersepeda di Groningen adalah pengalaman yang menyenangkan bagi saya pribadi. Sepoi udara yang selalu sejuk, keramahan pengendara mobil dan motor yang sengaja berhenti untuk mempersilahkan kami menyeberang, serta cuaca yang seringkali cerah. Tidak ada kekhawatiran sedikit pun untuk bersepeda, meski harus sambil membonceng anak sendiri. Pada awalnya, kami bersepeda bertiga. Suami memboncengi saya dan Nahla sepanjang jalan. Romantis ya.…