• Story

    Social Distancing : Menjaga Jarak, menjaga Cinta

    COVID-19 memperkenalkan sebuah budaya baru, bahkan mengubah budaya lama. Beberapa hal yang tadinya dianggap sopan, tiba-tiba setelah virus datang, hal-hal tersebut dianggap berbahaya. Adaptasi terhadap suatu keadaan memang diperlukan. Satu hal tidak bisa selalu diletakkan pada tempat dan keadaan yang sama. Kita, sedang mencoba untuk menerapkan budaya baru, social distancing. Social distancing mula-mula digaungkan oleh WHO sebagai pencegahan penularan virus corona. Kita diminta menjaga jarak. Eh, tapi karena dikhawatirkan makna akan menjauhkan sesama, jauh secara sosial, akhirnya digantilah dengan physical distancing. Hanya fisik atau raga kita yang berjarak. Hati tetap satu, menyatu, tak terpisahkan. *eaaaaa Betewe, ini tema dari Blogger Perempuan ngasihnya tentang social distancing, jadi selanjutnya saya akan menyebutkan…

  • Story

    Kebersihan : Ikhtiar mencegah COVID-19

    Pandemi Ini menjadi awal yang mengerikan bagi kita semua. Awalnya terrasa asing. Tak terraba. Bahkan tak terkira. Bahwa tahun ini segala kegiatan harus dihentikan utuk menghentikan penyebaran virus yang ganas. Virus Corona alhasil hingga hampir dua bulan ini memberikan banyak sekali hal-hal lama yang terabaikan untuk dilakukan kembali. Beberapa hal yang dianjurkan untuk mengurangi persebaran virus corona ialah berkaitan dengan kebersihan. Kebersihan memang sebagian dari Iman. Namun perlu diketahui, bahwa tahu tentang kebersihan saja tidak cukup. Kita perlu tahu juga, bagaimana cara-cara membersihkannya. Belajar fiqih pun, yang pertama akan kita pelajari adalah tentang kesucian. Karena jika badan tidak suci, nggak menjadi sah donk sholatnya. Tapi, orang mandi keramas itu bukan…

  • Story

    Menguji Peduli dalam Pandemi

    WHO menetapkan bahwa virus yang menyebar sebegitunya pesatnya ini sebagai Pandemi. Waw, ini menjadi fokus penting. Pandemi berarti bahwa penyakit ini menyebar di banyak tempat dan menyerang banyak orang. Itu berarti virus ini sangat mengerikan dan berdampak pada semua aspek kehidupan manusia. Maret awal, ketika diumumkan bahwa ada 2 orang warga Negara Indonesia yang terkena covid-19, Indonesia menjadi geger. 2 hari kemudian, bertambah lagi. Bertambah dan terus bertambah. Hingga per 21 April 2020, warga yang terkena virus ini sudah mencapai 7135 jiwa. Jelang 2 bulan, himbauan untuk #dirumahaja oleh pemerintah disuarakan. Beberapa kantor, perusahaan dan sekolah diliburkan. Akibatnya, ternyata memiliki dampak yang sangat besar. Saya agak kaget, ketika tanya teman…

  • Parenting

    Gegara covid-19 : Tantangan Ibu Mengajar Mengaji

    Usia Nahla sudah hampir jelang 4 tahun di bulan depan. Semenjak tinggal di Kalimantan Selatan, dia pun mulai saya aktifkan untuk ikut kegiatan mengaji di TPA. Tentu, bukan karena ibunya males ataupun sibuk banget. Karena ternyata saya selalu diminta dia untuk menemaninya ke Musolla. hoho. Hanya saya, ibu yang menemani anak di ke TPA dan masuk di musholla-nya. Yang lain mah pada duduk di Musholla nih. Alih-alih malu, jadilah saya belajar untuk memperhatikan interaksi Nahla dengan teman sejawatnya. Mengaji di TPA menjadi tempat yang bagus juga untuk mendapatkan teman. Maklum, tinggal di perumahan menjadikan kami sulit sekali untuk ketemu dengan orang lain. Sama tetangga pun saya belum tahu siapa namanya.…

  • Story

    Update info COVID-19 lewat Radio, Yuk!

    Edisi Majalah Bobo bulan Februari kemarin memperkenalkan kepada anak-anak tentang Coronavirus. Nahla, anak saya, sempat abai mendengarkan saya ketika menjelaskan hal tersebut. Entah, belum terdengar menakutkan atau dia belum paham. Tapi, semenjak mendengarkan Radio Republik Indonesia (RRI) yang dinyalakan setiap pagi, akhirnya dia bertanya: Mah,Coronavirus itu apa, sih? Mengenalkan virus yang satu ini merupakan hal penting yang perlu dijelaskan kepada anak. Bagaimana tidak, ada banyak hal yang disukai anak, menjadi tidak boleh dilakukan di saat Pandemi ini. Main nggak boleh, ngaji ke Mushola nggak boleh, jalan-jalan nggak boleh, dan banyak nggak boleh lainnya. Tentu saja, memberitahu dengan menakut-nakuti tidak sebaiknya dilakukan. Kita perlu memberitahu segala info tentang virus ini secara…

  • Self Improvement

    Tips Menikmati Membaca Al-Qur’an dengan Khusyuk

    Sudah tinggal seminggu lagi ya jelang Ramadhan. Apa nih kira-kira target yang ingin dicapai selama Bulan Suci Ramadhan ini? Perbanyak sedekah? Khatam sekali, dua kali atau lebih? Atau bahkan tambah dibanyakin hafalannya? Atau mau perbanyak sunnah-sunnah yang lain? Monggo. Silahkeun! Apapun baik, selama diniati dengan baik dan hati yang ikhlas. Ini bukan ajang perlombaan. Jadi tidak perlu selalu melihat pada kuantitas yang di dapat. Tidak perlu juga membandingkan satu sama lain. Masing-masing memiliki prioritasnya masing-masing kan? Eniwei, karena memang Bulan Ramadhan ini adalah bulan turunnya Al-Qur’an, kebanyakan targetnya adalah khatam Al-Qur’an. Sudah ada banyak sekali sih tips bagaimana caranya agak bisa khataman minimal sekali selama Bulan puasa ini. Kalian juga…

  • Nomaden life,  Story

    Oase Haul Guru Sekumpul

    Tibalah saat yang ditunggu-tunggu tiba, Haul Guru Abah Sekumpul. Keramaian jumlah jamaah yang datang, keberkahan orang-orang yang banyak bersedekah, keberkahan orang-orang yang berbagi rejeki, serta kebahagiaan orang yang kecipratakan rejeki, adalah hal yang banyak digaungkan orang-orang sini. Ngalap berkah dari haul Guru Sekumpul. Baiklah, memang kurang lengkap rasanya, jika tinggal di suatu tempat tapi tidak mengenal asal-usul dan ragam cerita di dalamnya kan. Nah, kali ini aku mau cerita tentang hiruk-pikuk yang terjadi selama Haul sebulan yang lalu ya. Btw, draft ini sudah ada sejak sebelum Haul tapi malesnya mau dikelarin nggak kelar-kelar, heuheu. Saya mau sedikit flashback dulu ya, biar yang nggak tahu tentang Guru Sekumpul nggak bertanya-tanya. Sekumpul…

  • Self Improvement

    What I Get from Reading A Novel?

    Buku bukanlah hal asing bagiku. Tapi ternyata, banyak hal yang asing yang kudapati dari berbagai macam bacaan yang kudapati. Baru kusadari, aku sangat jarang bertemu dengan berbagai buku sastra. Hmm, memang apa menariknya buku sastra? Meraba kembali cerita masa kecilku, ternyata kenangan tentang buku memang sudah tidak jauh dari kehidupanku. Memiliki seorang ayah yang cukup gila dengan buku, menjadikan teladan untuk kami anak-anaknya agar rajin membaca buku. Sayangnya, aku tak ingat, entah tidak pernah atau pernah dilakukan di masa-masa kecilku, kenangan saat membaca buku ataupun didongengkan buku bareng-bareng. kenangan membaca yang kuingat hanyalah aku membaca sendiri, meminjam buku-buku lusuh perpustakaan di Madrasah Ibtidaiyah, pinjam buku di perpus pribadi Pak Harjo,…

  • Nomaden life,  Story

    Sensasi Hidup Nomaden

    Berpindah dari satu tempat ke tempat lain adalah hal yang menyenangkan. Kelihatannya begitu ya. Mobilitas tinggi, banyak mengunjungi tempat baru, bisa naik segala macam moda transportasi. Kurang seru apa coba? Orang yang tinggal berpindah-pindah dari satu tempat ke tempat lain biasa disebut Nomaden. Emm, dulu banget aku mendapati kata nomaden itu saat baca koran ketika MI. Waktu itu baca kisah para nenek moyang kita yang hobi sekali berpindah-pindah tempat. Persebaran makhluk hidup memang salah satunya dari hidup berpindah dan menyebar itu. Nenek moyang kita dulu jangan asal-asalnya ada yang keturunan China, India, dan lain-lain. Ya kan siapa tahu kan? Berpindah-pindah tempat itu adalah gaya hidup tetua kita, dan ternyata itu…

  • Cerita Nahla,  Parenting

    Cara Bahasa Bekerja pada Anak

    Dewasa ini, banyak sekali para Ibu yang dengan idealisnya ingin memperkenalkan berbagai bahasa terutama bahasa asing kepada anaknya. Aku masuk salah satunya sih. Hoho. Ya gimana donk, saat ini kebutuhan akan penguasaan bahasa asing semakin dibutuhkan. Ya kan? Lagi-lagi aku teringat sama polyglot. Kemampuan menguasai lebih dari satu bahasa itu lho. Kebetulan minggu kemarin aku nonton channel YouTube-nya Nathaniel Drew. Dia ngomong sama neneknya yang menguasai 5 bahasa. Seru banget dan kagum gitu lihatnya. Baca juga : Mempelajari Bahasa, Mengenal Polyglot Bahasa adalah kunci untuk berkomunikasi bukan? Tapi jangan lupa, bahasa juga investasi jiwa dan raga. Lewat bahasa kita memperluas khazanah keilmuan dan relasi atau bahkan kayak neneknya Nathaniel Drew…