Cerita Nahla,  Groningen

Bibliotheek Forum : Tempat asyik untuk bermain dan membaca

Kegiatan bermain dan membaca menjadi dua hal yang sangat menyenangkan untuk anak-anak. Tempat terbaik melakukan dua hal tersebut selain di rumah, bisa juga di Perpustakaan.

Setelah tinggal di Groningen sekitar 2 bulan, saya baru menemukan tempat bermain yang asyik dan menyenangkan. Bisa dibilang ini adalah tempat yang asyik untuk anaknya bermain dengan puas, dan menyenangkan juga untuk Ibunya selonjoran dan bahkan sekedar baca dan berburu buku bacaan anak. Dimana itu? di Perpustakaan ya tentunya.

Saya mengetahui keberadaan Perpustakaan ini rada telat sih. sudah tinggal 2 bulan, je. jika saya tidak bertemu Mba Tika mungkin saya akan lebih telat mengetahui tempat asyik ini. Thanks Mba Tika.

Keakraban saya dan Mba Tika terjadi karena latar pendidikan yang sama. Kita sama-sama kuliah di fakultas hukum, dan dia ternyata sudah diterima di fakultas hukum UGM meski akhirnya mengambil kuliah di UNPAD.

Kesamaan memang acapkali membawa keakraban yang terlihat sangat dekat, meski tidak begitu lama berjumpa. Lagi, usia anaknya hampir seumuran dengan anak saya. Jadilah obrolan kami tidak jauh dari dua hal tersebut. Sayangnya, belum pernah playdate nih. Seringkali ambil-ambil waktu saja disela kegiatan Pengajian Anak.

Mba Tika lalu bercerita tentang kegiatan kesehariannya saat mengasuh kedua anaknya, dan memberi tahu tempat biasa mereka bermain. Saya terkesima dengan ceritanya. Dia bilang dia suka main ke Groninger Forum, di sana dia bisa duduk manis dan membiarkan anaknya bermain sesuka hati tanpa khawatir akan terjadi sesuatu.

Tempat nongkrong yang biasa dikunjungi oleh Mba Tika adalah Bibliotheek Forum/Groninger Forum atau biasa disebut Perpustakaan. Nah, di Perpustakaan ini ada tempat yang sangat ramah untuk anak-anak. Padahal yang terfikirkan dalam benak, perpustakaan ya tidak boleh berisik, banyak pengunjung dan ruangannya sempit, seperti pengalaman di Jogja dulu.

Wah, saat saya masuk ke Bibliotheek Forum saya benar-benar dibuat terkesima. Di tempat yang saya masuki, sebelah kanan dan kirinya ada tempat semacam kafe, tapi jelas sepi, orang-orang khusyuk tanpa berisik. Sementara itu, di ruang perpustakaannya kebanyakan diisi orang para lansia. Hebat ya, semangat membaca mereka tertanam hingga di usia lanjut.

Untuk tempat khusus anak-anak berada di lantai bawah. Untuk anak-anak tidak dikenakan biaya, sedangkan untuk usia diatas 18 tahun harus membayar sekitar 80 euro untuk pinjam buku selama setahun. Bukunya selalu update lho.

Di lantai bawah ini ada banyak sekali buku dan CD untuk anak-anak dan remaja. Ada banyak sekali bukunya. Ada banyak juga mainannya. Kita bisa meminjam buku sekitar 25 dan bisa dipinjam sampai satu bulan. Pengalaman Mba Tika bahkan jika sampai hilang juga tidak perlu diganti lho.

Jelas ini sangat memuaskan sekali untuk anak maupun orangtua. Saya seringkali membiarkan Nahla bermain sesukanya, dan mengambil buku yang disukainya. Kegiatan bermain dan membaca menjadi dua hal yang sangat menyenangkan untuk anak-anak. Tempat terbaik melakukan dua hal tersebut selain di rumah, bisa juga di Perpustakaan.

Nahla sangat suka bermain di sini. Dari mulai main puzzle, lalu pindah ke mainan kostum pake topeng-topengan, mainan kereta-keretaan, mainan lego dan balok, mainan loncat-loncat injak layar yang ada gambarnya serta mainan boneka-boneka besar. Mainan-mainan tersebut yang membuat Nahla enggan beranjak dari perpustakaan tersebut. Selalu ogah-ogahan untuk pulang dari Bibliotheek Forum.

Saat Nahla minta dibacakan buku, kita biasanya mengambil tempat di pojokan yang cukup sepi. Selain agar kita bebas bertingkah, juga agar saya lebih ekspresif saat membacakan buku. Biasanya buku-buku yang ukurannya cukup besar yang saya bacakan. Biar yang dibawa ke rumah buku-buku kecil saja, mengurangi beban tas gendong.

Dari sekian banyak kenyamanan fasilitas yang ditawarkan, kekurangannya menurut saya hanya dua: untuk urusan suara dan makan.

Untuk makan, sebenarnya mungkin boleh makan untuk semacam makanan roti atau yang tidak berbau dan membawa kotoran. Sementara untuk suara, meski ini tempat khusus untuk anak-anak mungkin memang tidak boleh jika terlalu berisik.

Beberapa kali Nahla playdate bersama temannya. Namanya anak kecil bertemu temannya langsung akrab dan main-main. Eh di sana kok ya mereka lari-lari terus, teriak-teriak, bahkan berantakin semua mainan. Pegawainya langsung menegur kami orangtuanya. Sejak itu, saya agak sungkan juga untuk sering-sering ke sana dan playdate di sana. Playdate mungkin baiknya tidak di perpustakaan ya.

Bibliotheen Forum menjadi hal yang akan sangat dirindukan saat di Indonesia nanti. Meski demikian, dari Bibliotheek Forum ini membawa impian saya untuk menemukan atau bahkan menciptakan perpustakaan dengan model seperti ini. Semoga pulang ke Indonesia nanti akan ditemukan dengan perpustakaan seperti ini. Setidaknya yang ramah untuk anak dan buku bacaannya banyak.

9 Comments

  • Fiola

    Nahla lucu bangettt bikin gemes! Ahhh senangnya ya disana fasilitas untuk anak-anak juga sudah sangat bagus. Semoga di Indonesia juga semakin berkembang fasilitas untuk anak-anak, senang juga sekarang liat banyak orang-orang udah mulai mencoba bangun perpustakaan untuk anak-anak. Hebat Mbak Ghina sudah membiasakan anak membaca dan memfasilitasinya dengan baik. Kebiasaan saya suka baca dan nulis awalnya juga karena dari kecil nemenin Papah saya ke Gramedia.

  • Ghina

    Haha peernya masih banyak mbak. membaca ini kalo disandingkan sama gadget ya tetepan kalah juga Mba Fi… Doanya biar bisa istikomah

  • Reyne Raea (Rey)

    aaahhh mupeng dengan lamanya masa peminjaman, bisa sampai sebulan, waooo..
    Soalnya sering terjadi karena masa peminjaman hanya 2-3 hari, alhasil kadang belum sempat dibaca kudu harus dibalikin cepat.
    Ngerepotin malah hehehe

    Ingin banget di masa tua saya nanti, bisa santai membaca buku di perpus kayak gini 🙂

  • Henny F Lestari

    Waah, perpus impian, kids friendly banget sepertinya, padahal biasanya perpus itu susah bersanding dengan keberadaan anak2 qiqiqi.. *eh apa aku yang katrok ya 😀

    Salam kenal ya Mba Ghina 🙂
    Salam manis buat adek Nahla 🙂

  • Ghina

    di jogja ada sih mbak perpus ramah anak, tapi ruangannya sempit dan bukunya udah sobek2. Pengen banget ada perpus kek gini nanti pas balik indo nih. hhuhu. salam kenal juga mbak Henny, salam ketjup dari Nahla.

  • Ghina

    Iya mbak, ajuin yuk ke perpusnya, biar bisa lama minjem bukunya. Di jogja ada tapi cuma seminggu juga boleh pinjemnya.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

error: Content is protected !!