• Nomaden life,  Sekumpul Life

    Hidup Nomaden Lagi

    Hi, tahun baru ini memang menjadi tahun yang cukup mendebarkan untuk dijalani. Kami akan berpindah tempat tinggal lagi. Tempat yang lebih jauh lagi, berada di luar pulau jawa. Ialah Kalimantan Selatan, tepatnya di daerah Sekumpul, Martapura. Setelah Groningen, Pare – Jombang dan sekarang Martapura, Kalimantan Selatan. Hidup terus berpindah memaksa kita untuk mudah beradaptasi dengan cepat. Kita akan bertemu dengan budaya dan bahasa yang berbeda. Terkadang di satu sisi excited sekali, namun terkadang itu melelahkan juga ternyata. *curcol Well, kami sampai di Martapura Sabtu pagi kemarin. Kami pun langsung ke kontrakan yang terletak di daerah Perumahan. Perumahan yang selalu identik dengan 2 hal, sepi dan individual. Ternyata benar juga sih…

  • Zero waste journey

    Selangkah Menuju Bebas Sampah

    Akhirnya, rencana yang sudah direncakan dari jauh-jauh hari terlaksana juga. Yeay, tahun ini selangkah untuk menjadi seorang jerowester mulai terrasa. FINALLY, I AM FREE FROM DIAPER AND MENSTRUAL PAD. Alhamdulillah tsumma alhamdulillah. Hal yang sangat ditunggu-tunggu sekali akhirnya terlaksana. Melepas keduanya adalah hal yang cukup berat. Padahal, akibat buruknya juga cukup berat. bukti bahwa kita ga sayang sekali sama bumi ini?! Langkah Pengurangan plastik sudah sebisa mungkin dilakukan. Meski, hasilnya nggak seberapa. Karena sekadar mengingatkan untuk tidak apa-apa tanpa di bungkus plastik, atau tidak usah diplastiki karena udah bawa plastik sendiri itu jawabannya ada-ada aja. Dibilang nggak sopan lah, nggak eloklah, plastik murah ga usah pelit-pelit, bahkan Ibu-ibu depan asrama…

  • Writing 'n' Blogging

    Menyapa 2020

    Hai Hallo, apa kabar? Sudah sebulan lebih nih blog dianggurin. Nyesel banget sebenarnya. apalagi pas Desember kemarin tepat kudu bayar hosting dan domain. Yasudah, penyesalan tak akan berkesudahan jika kita tidak mengakhirinya sendiri. Baiklah, Hai 2020. Aku siap menyambutmu dengan ceria dan penuh harap! Well, Jadi begini sebenarnya. 8 Bulan kemarin saya sedikit sekali memiliki waktu untuk sekadar membuka sosial media, apalagi blogwalking, kesoksibukan saya ikut kursus sembari mengasuh anak ternyata sudah cukup menyita waktu. Yup, saya sok-sokan ikut kursus bahasa inggris sembari membawa anak, hitung-hitung mengisi waktu luang dibalik menemani suami riset untuk Ph. D-nya di Jombang. Jombang- Pare dekat, kok. LDR dengan tiap minggu ketemu nggak begitu menguras…

  • Cerita Nahla

    Mulut, Yang sopan, dan Langit

    Saat kereta berhenti di Maos. Saya bilang pada Nahla Mamah : ini kita nyampe Maos sekarang. Nahla : kalau ini apa mah? (sambil nunjuk mulut) Mamah : Oh kalo itu mouth. Lho kok nyambung ya. Nahla : iya yaaa. Mamah : kalo Maos itu artinya membaca lho dalam bahasa Sunda Ayah : Mouse itu artinya tikus kali 2. Baru mengenal kata sopan Saat kelas sedang khusyuk-khusyuknya membahas materi Pronoun, tiba-tiba Nahla berseloroh? Nahla : Mamah tadi adek nggak sopan sama ayamnya Aku : kenapa nggak sopan, Nak? Nahla : Tadi adek pukul-pukul pake sapu. Biar ayamnya nggak ke lantai sini. Aku : memang kenapa harus dipukul? Nahla : Kan biar…

  • Cerita Nahla

    Peristiwa Bahasa pada Anak

    Tiba-tiba terdengar anak jatuh dari kursi. Si Ibu dengan tegapnya langsung mendekati si anak sembari bertanya: Kenapa, Nak? Jatuh dari kursi ya. Duh, kursinya nakal ya. Puk puk puk (sembari memukul kursi seakan sedang menyalahkan kursi tersebut). Si anak kemudian terdiam dari tangisan dan langsung dipeluk Sang Ibu dengan eratnya. Kejadian tersebut ternyata bukan hanya terjadi di satu tempat. Namun ada dan terjadi di banyak tempat. Kini, para ahli parenting bilang bahwa hal tersebut secara tidak langsung mengajarkan pada anak tentang menyalahkan sesuatu/seseorang tanpa mengakui pada kesalahan diri sendiri. Kejadian tersebut nampak sangat sederhana. Kita sendiri seringkali tidak menyadari bahwa ada dampak besar dari kata yang terucapkan. Anak mendengar suatu…

  • Cerita Nahla

    Nahla 3 tahun

    Setelah sekian lama, akhirnya ada cerita lagi nih tentang Nahla. Sayang banget sebenarnya, ada banyak cerita Nahla yang terlewat begitu saja, huhu. Tapi, ya sudah, daripada menyesal tak berguna, mending kita cicil beberapa cerita yang masih bisa diingat. Heum! Jadi ceritanya, 2 bulan yang lalu itu Nahla akhirnya menginjak usia 3 tahun. 3 tahun yang sangat dia tunggu-tunggu untuk dirayakan. Setiap hari bilang, “Mamah, happy birthday to you-nya mana? yang maksudnya ya minta kue ulang tahun. Sederhana aja sih, meski kita nggak menjadikan momen ulang tahun menjadi hal yang sakral, tapi ya seenggaknya mungkin memberi kue yang ada lilinnya bisa memberi kebahagiaan buat dia. Dan, saat hari ulang tahunnya tiba,…

  • Self Improvement

    Metamorphosa Belajar Bahasa

    The more you practice, the more you remember. 9 tahun yang lalu, saya mencoba menginjakkan kaki di Kampung Inggris, Pare. Ekspektasi saya saat itu sangat tinggi. Saya sudah membayangkan nih, nanti setelah selesai program pasti saya sudah bisa ngomong casciscus nih, fikir saya. Program yang saya ikuti adalah program paket Grammar dan Speaking dalam waktu satu bulan. Jadi, dalam sehari ada 3 pertemuan. Kala itu, ya materi selesai, ganti materi lain. Suasananya persis seperti sekolah. Saya dan teman saya pun tinggal di asrama. Di asrama kita wajib donk ngomong dalam bahasa inggris. Ada program pula di pagi dan malam harinya. Waw, amazing nih, sebulan ngomong terus dalam bahasa inggris, donk?…

  • Random Thought

    Perempuan Sunda membaca Hati Suhita

    Sebagai perempuan sunda seperti saya, membaca novel Suhita bukan hanya sekadar memaknai kisah percintaan Gus Birru dan Ning Alina Suhita. Lebih mendalam lagi, kisah pewayangan dan falsafah Jawa yang selalu diselipkan menjadi hal menarik sendiri. Saya, seorang perempuan berdarah sunda. Meski memang daerah tempat tinggal saya berada di wilayah provinsi Jawa Tengah, tapi budaya Sunda sangat kental dengan kehidupan saya sehari-hari. Meski demikian, saya sendiri hanya sedikit mengetahui tentang sejarah sunda itu sendiri. Sementara itu, hubungan sunda dan jawa bahkan hanya secuil yang saya ketahui. semisal pengetahuan tentang hubungan baik Jawa dan Sunda konon katanya dihindarkan pasca Perang Bubat antara Kerajaan Majapahit yang membantai Kerajaan Sunda. Mungkin itu sebabnya, tentang…

  • Catatan Ramadhan

    Kenangan Baju di Hari Raya

    Saat malam jelang lebaran, Ibu masih khusyuk di depan mesin jahit tua itu. Kami pun menemani dengan setia, menunggu baju lebaran kami jadi. Menjelang lebaran, ibu sibuk mengukur kain-kain yang akan dibuat baju untuk kami bertiga. Prinsip Ibu, selama bisa dibuat oleh sendiri, kenapa pula harus membeli. Hitung-hitung menghemat juga. Sementara kami, tentu belum mengerti alasannya, kala itu. Hanya saja, memang kakak-kakak kami juga mengenakan baju buatan Ibu, atau buatan mereka sendiri. Memiliki keterampilan memang hal yang cukup ditekankan oleh Ibu kami. Suara deru mesin jahit masih menjejali malam kami, saat itu. Dengan setia, meski terkantuk-kantuk, ibu terus berkomat-kamit membaca segala lafadz-Nya sembari menggenjotkan kaki pada mesin jahit tersebut. Kami,…

  • Catatan Ramadhan

    Kita yang Sibuk Berbuka

    Jalanan penuh lalu lalang menjelang magrib adalah hal yang lumrah ditemukan saat Ramadhan. Sesekali saya pun coba untuk menikmati sesaknya jalanan dengan sajian berbagai menu berbuka puasa yang sebenarnya hanya itu-itu saja. Sepertinya lalu lalang itu sendirilah yang menjadikan kegiatan ngabuburit terasa puasa banget. Sewaktu kecil, di kampung saya juga ada dan masih ada sampai sekarang yang namanya pasar sore tersebut. Pasar dadakan yang hanya ada di bulan puasa. Membantu bagi para ibu-ibu yang sedang malas ke dapur, atau sekedar tempat nongkrong menyambut datangnya waktu berbuka. Tentu saja ini bisa menjadi lahan bisnis bagi mereka yang memanfaatkannya. Selalu ada rejeki memang bagi kita yang mengetahui peluangnya bukan?! Menjelang pukul lima…