Ghina Hai, saya Ghina. Perempuan pecinta pagi, pendengar setia radio dan podcast, menulis tentang kehidupan perempuan dan hal terkait dengannya.

Tips Menjalankan Umroh Bagi Lansia

2 min read

pergi umroh 2024

Ghinarahmatika.com ~ Menjalankan umroh bagi orang tua yang sudah sepuh atau lansia ternyata bisa berjalan dengan lancar juga. Bahkan meski orang tua hanya berangkat bersama tim dari travel agen saja tanpa kita dampingi, alhamdulillah semua berjalan lancar. Cerita itu yang saya dapatkan dari ibu saya yang sudah menjalankan umroh awal tahun ini.

Di usia yang sudah senja, sekitar 65 tahun, alhamdulillah ibu mendapatkan tawaran dari kakak ipar untuk berangkat umroh bersama ibunya. Jadilah ibu dan ibu mertua kakak ipar saya berangkat bersama~sama.

Alhamdulillah, mendengar cerita~cerita dari ibu saya tentang perjalanan umroh beliau saya pun ikut merasakan bahagia. Terdengar ceritanya seru sekali. Ah, saya juga jadi ingin menjalankan umroh nih, biaya umroh 2024 di Jakarta sepertinya lebih terjangkau ya. Apalagi sekarang ini sudah ada banyak travel agen yang berkualitas, atau melaksanakan umroh mandiri pun sekarang mah bisa.

Tips agar Umroh bagi Orang Tua Berjalan Lancar

1. Kondisi lansia sehat dan prima

Kegiatan umroh meski tidak sepadat haji namun tetap saja membutuhkan kondisi tubuh yang prima. Kondisi lansia yang biasanya rentan sakit atau punya penyakit tertentu biasanya menjadi pertimbangan boleh atau tidaknya untuk menjalankan umroh.

Sewaktu awal ada tawaran umroh untuk ibuku, kami anak~anaknya tidak merasa keberatan karena alhamdulillah selama ini ibu punya kondisi kesehatan yang sangat bagus begitu pula ibu mertua. Bahkan batuk berdahak ibu yang biasanya muncul setelah umroh malah hilang sama sekali.

umroh bagi orang tua

2. Pilih travel agen yang terpercaya

Untuk urusan pemberangkatan, kami serahkan kepada kakak ipar untuk memilih travel agennya. Alhamdulillah segala urusan dari mulai administrasi dan berbagai kebutuhan dan pelayananan selama di Tanah Suci hingga kembali berjalan dengan lancar dan hambatan. Travel agennya pun sangat lansia friendly sehingga mereka merasa nyaman berkegiatan umroh selama di sana.

Penting sekali memang untuk memilih travel agen yang terpercaya. Apalagi dengan kondisi memasrahkan orang tua sepenuhnya kepada travel agen. Pasti akan ada banyak hal yang mereka butuhkan untuk menjalankan kehidupan di sana. 

3. Persiapkan segala kebutuhan dengan baik

Nah ini PR anak~anaknya yang berada di rumah untuk memenuhi segala kebutuhan orang tua masing~masing. Untungnya ibuku punya banyak anak jadi bisa bagi~bagi tugas untuk memenuhi segala kebutuhan beliau. Hehe

Dari mulai urusan adminstrasi, kebutuhan sandang, panganan, serta kebutuhan emergency seperti kemungkinan membutuhkan kursi roda pun dipersiapkan dengan detail. 

4. Pilih penerbangan langsung

Tentu saja ya orang tua yang sudah sepuh akan sangat kerepotan untuk pindah~pindah pesawat. Kita aja kadang malas banget buat pindah pesawat, transit dulu lah, apalagi kalau harus angkat~angkat koper untuk pindah pesawat lain. Pastinya kita bakalan kerepotan banget ya.

Penerbangan langsung ini ada minusnya juga, kita perlu merogoh kocek lebih banyak. Jadi jangan lupa persiapkan uang lebih untuk penerbangan maupun bekal selama di Tanah Suci nanti.

5. Ditemani sesama jenis

Saat di awal pemberitahuan kalau ibu saya mau umroh dengan ibu mertua kakak ketiga saya juga sempat menanyakan, kenapa nggak ibu mertua berangkat dengan bapak mertua aja? Ternyata agar lebih mudah dan bisa saling bantu. Sekalian juga kakak ipar ingin mengumrohkan ibunya dan ibu mertuanya.

Ternyata memang penting sih mendapat pendampingan sesama jenis. Tentunya seperti punya teman ngobrol dan punya orang yang mudah untuk diminta bantuan.

6. Do’a

Last but not least, tentunya kita perlu mendoakan mereka yang sedang umroh ager berjalan dengan lancar dan kembali ke Indonesia dengan selamat. Biasanya kalau di desa saya sebelum berangkat ada acara pengajian dulu untuk mengantarkan para jamaah umroh maupun haji, selain itu biasanya ada acara penyambutan berupa pengajian juga. selain itu anak~anaknya juga perlu mendoakan setiap harinya.

Nah, demikian nih tips yang bisa saya bagikan buat teman~teman yang mau memberangkatkan orang tuanya umroh semoga bisa terpakai. Tentunya teman~teman yang punya tips lainnya juga bisa berbagi di kolom komentar ya. 

Ghina Hai, saya Ghina. Perempuan pecinta pagi, pendengar setia radio dan podcast, menulis tentang kehidupan perempuan dan hal terkait dengannya.

One Reply to “Tips Menjalankan Umroh Bagi Lansia”

  1. jadi inget almarhum nenek aku, yang waktu berangkat Haji memang sudah sepuh, tapi beruntung berangkatnya juga ditemani sama omku, meskipun embarkasi keberangkatannya beda, nenekku dari surabaya, omku dari jakarta.
    teman-teman satu rombongan nenekku sebagian besar memang sudah berumur, dan saling membantu.

    Soal agen travel ini memang harus selektif ya, apalagi dulu sempet rame berita penipuan agen travel haji dan umroh. Ngeri juga
    Ibuku sendiri waktu umroh hampir aja gagal berangkat, sampe akhirnya pimpinan dari agen itu yang bertanggung jawab buat reschedule jadwal ibuku, secara duit buat umroh udah full payment, mau ga mau harus diberangkatin.
    aku sama adikku sampe bikin perjanjian ke diri sendiri, kalau nanti umroh jangan pakai agen yang dulu dipakai ibuku

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

error: Content is protected !!