• Random Thought,  Self Improvement

    What Is Your Morning Routine?

    Pagi adalah tentang memulai, menata dan menghargai hidup dan kehidupan Ada banyak pilihan saat kita memulai hari. Bermalas-malasan dengan kasur, bergegas bangun dan melakukan aktifitas, atau membuka mata namun diri tetap masih berada di atas kasur. Memulai apa-apa pada masing-masing kita memanglah tak perlu sama. Tapi menjalani pagi dengan seabreg to-do list /hal yang sudah dipersiapkan akan lebih membuat kita mensyukuri hari, bukankah begitu? gambar diambil dari sini Masih terngiang dalam ingatan saat masa kecil dulu, aku masih berusia 10 tahun-an. Saat ada mbak-mbak yang mondok, ada satu orang yang cukup dekat denganku dan keluarga. rutinitas yang kulihat setiap ku terbangun dari tidur adalah melihat mbak sudah berkutat di dekat sumur sembari…

  • Random Thought,  Story

    Katanya Rindu

    Katanya sih memang selalu ada rindu dalam jarak. Dari sekian jarak yang memisahkan terlalu banyak mengumbar rindu yang tak berkesudahan. Tapi bukankah kita selalu butuh jarak untuk merasakan rindu yang sangat menggebu dan mengasah rasa yang timbul tenggelam? kebanyakan sih iya. tapi seharusnya tidak. Lalu perlu diapakan rindu ini? diabaikan? atau didiamkan begitu saja?Sulit memang untuk menempatkannya. Katanya sih lewat doa yang paling bisa menampungnya. Tapi, jika rindu ini semakin sering bertandang, semoga bukan sekedar karena jarak dia datang. Bukan karena lama tak bersua ia ada. Sejatinya, rindu itu terlalu sempit jika sekedar karena jarak. Namun seharusnya rindu itu menjadi candu, agar rindu ini selalu ada meski tak ada jarak.…

  • Random Thought,  Story

    Meniti Jalan

    Baiklah, sudah saatnya segala cita dan harapan yang berserakan itu kini mulai dirapihkan satu-persatu. Karena saat ini sudah menjadi bagian dari ‘langkah masa depan’  yang harus diseriusi. Jika dulu, saat aku masih menginjakkan kaki di bangku kuliah -entah karena fikiran masih polos atau memang nyatanya memang bodoh- fikirku, dengan aku yang masih berada di semester awal kuliah melihat orang berpidato dengan nikmatnya, orang berdebat dengan hebatnya, orang menulis dengan bagusnya, dan kelebihan-kelebihan yang aku lihat saat mereka memang secara umur lebih tua, mungkin memang sewajarnya memiliki kemampuan demikian, fikirku. Khayalku, kelak saat aku sudah menginjakkan usia seperti mereka, mungkin aku bisa menjadi seperti yang mereka lakukan. Tapi ternyata realitas tak…

  • Random Thought,  Story

    Tentang “Nanti”

    Kemaren-kemaren sepertinya masih berada dalam jalur aman, sehingga sering berucap tentang “nanti” seakan-akan “nanti” itu masih jauh sekian jarak dan waktu dari kehidupan kita. Aku fikir nanti adalah saat dimana kita sudah dianggap benar-benar “dewasa” dengan segala kedudukan kita. Aku fikir nanti itu saat aku sudah meraih apa yang diimpikan atau setidak-tidaknya sudah menjadi “orang” atau bahkan sudah menjadi “sesosok” yang cukup berarti meski hanya untuk sendiri. Tapi, hidup tak selambat itu untuk dijalani. Karena pada kenyataannya, nanti itu bisa jadi dua-tiga menit kedepan. Bukankah nanti itu berarti setelah saat ini. Nanti itu adalah waktu dan jarak yang telah berubah dari kedudukan sebelumnya, untuk lebih banyak hitungan detik yang telah…

  • Random Thought,  Story

    Dari Skripsi hingga Revisi, itu masih Kecil !

    Karena hidup memang sejati untuk dihidupkan dengan berbagai pembaharuan yang menjadikan pribadi menjadi lebih baik. Laiknya hidup, hal-hal kecil yang kita hadapi-pun menuntut demikian. Skripsi misalnya, hal yang satu ini menjadi “derita” saat kita benar-benar belum tahu dan belum perah melakukan penelitian. Nama penyakit yang muncul akhirnya adalah galau, ini menjadi penyakit terhebat yang menyerang skripsi. Menunggu kepastian dari narasumber, menunggu dosen untuk konsultasi, dilempar-lempar tempat penelitiannya, susah ketemu dosen, dan cerita lainnya menjadi cerita lucu saat kita ingat perjuangan tugas yang satu ini. Capek? Pasti. Menyerah? Pernah juga. Nangis? Jangan tanya. Yang sampe turun berat badan juga ada lho. haha Segalanya memang tidak yang sempurna, termasuk skripsi ;). Well,…

  • Random Thought

    Generasi Muda

    Hari ini diberikan kesempatan untuk mengurusi pajak motor sendirian. Bersama dengan abah berangkat ke samsat yang ada di tanjung, aku dibiarkan sendiri untuk mengurusi pembayaran pajak. Dan disana ternyata 90 % diisi oleh para lelaki -.- Jika difikir-fikir memang sebagian besar pengguna kendaraan itu adalah pengguna lelaki kan? Eh, tapi bukan itu pembahasan yang akan ditulis dalam catatan ini, ini memang tentang lelaki tapi lelaki yang dikatakan pemuda, dan pemuda itu tak hanya lelaki saja kan? Ada perempuan juga kok. Ya, lelaki dan perempuan yang masih muda atau biasa disebut pemuda maksudnya, Lah mereka kan emang masih muda makanya disebut pemuda, Lalu kenapa? Ah, lalu perjalanan pulang bertemu dengan tetangga…

  • Random Thought,  Story

    R i n d u, Senja, dan Hujan

    Dua partikel yang dilumatkan dalam titian hati itu seringkali bergemuruh tanpa mengenal waktu dan keadaan. Ah Ia terlalu memaksaku untuk menerima hadirnya akibat dari suatu “rasa”. Katanya sih namanya Rindu. Entah seperti apa bentuknya, ia selalu meminta untuk ditemani oleh siapa yang menyusup ke dalam hatinya. Rindu itu terkuat, terhebat, dan ternyata dari wujud sebuah rasa. Sore ini, Rindu itu semakin menjalar, meluas, melebar dan menguat saat langit mulai menghantarkan senja menuju malam. semakin bergemuruh saat tetiba langit mulai mendung disertai rerintik gerimis yang membasahi tanah. Kian lama kelamaan semakin deras dan kemudian tanah pun akhirnya tergenangi penuh dengan air. Genangan air ini semakin menguatkan rindu untuk mengukir sebuah kenangan.…

  • Random Thought,  Story

    C U K U P

    Saat ini, seperti kamu melihat aku sekarang, sepertinya cukup baik untuk dianggap baik-baik saja. Cukup kuat untuk terlihat kuat, dan cukup cantik untuk hari ini. :p Ya, cukup dengan nilai cukup itulah yang kemudian terkadang membuatku tetiba diam berfikir jauh tentang segala kecukupan yang telah didapatkan. cukup memberikan realitas bahwa tentang segala kecukupan dalam hidup tidak selalu dapat diperhitungkan dengan ukuran nominal, pun demikian dalam penilaian cukup itu tetap ada keterlibatan hati bahwa mungkin memang seharusnya cukup, atau malah harusnya bisa lebih dari sekedar cukup. Setelah cukup sekian perjalanan, cukup tidak berarti berhenti untuk menghentikan perjalanan. karena cukup itu tidak seperti urutan nilai yang berarti mendapatkan buruk dengan nilai C…