Ghina Hai, saya Ghina. Perempuan pecinta pagi, pendengar setia radio dan podcast, menulis tentang kehidupan perempuan dan hal terkait dengannya.

Audit Blog, Cara Merawat Blog Agar Tetap Sehat

5 min read

audit blog cara agar blog tetap terawat

Hal yang baru saya sadari setelah mengikuti beberapa kelas blog adalah merawat blog dengan melakukan audit. Yup, blog ternyata perlu dirawat dengan baik. Apalagi untuk kamu yang berniat untuk menjadikan blog sebagai ladang cuan, perawatan blog perlu banget dilakukan!

Pernah nggak sih kalian ada tawaran untuk bergabung dalam suatu job blog, tapi ternyata tidak masuk kriteria?

Kalian nggak sendirian kok. Saya juga pernah beberapa kali mengalami hal demikian. 

Dalam menawarkan suatu job blog, biasanya klien akan meminta syarat. Tentu klien juga ingin blog yang terpilih adalah blog yang sehat, performanya bagus (baik trafik pengunjung, DA, PA, DR, dll), dan blog yang tidak ada sarang semutnya alias jarang diisi.

Tentunya selain demi uang, kita pun perlu melakukan perawatan dengan audit blog karena blog itu adalah rumah maya kita. Masa iya punya rumah nggak terawat? Kan kita saja jadi nggak betah, apalagi orang yang mau berkunjung nanti. Jangan-jangan baru lihat rumahnya aja udah balik kanan duluan.  

5 Cara Melakukan Audit Blog

Ada beberapa hal yang perlu kita lakukan saat melakukan audit blog. Baik itu dari sisi konten, gambar, bahkan sampai bagian yang tak terlihat seperti backlink, alt image, dan lain sebagainya. Di tulisan ini saya juga melengkapinya dengan tools yang membantu audit blog kamu lancar. Kalau sayang sama rumah sendiri, coba yuk cek dan ricek beberapa poin berikut ini, kamu kira-kira sudah melakukannya belum nih?

langkah untuk mengaudit blog

1. Kelola konten secara berkala

Rumah kalau tidak dikelola dengan baik ya berantakan. Begitupun dengan rumah maya alias blog. Salah satu cara agar blog tetap terlihat hidup adalah dengan mengisi konten. Entah setiap minggu, setiap bulan, pokoknya paling tidak ada lah ya postingan barunya.

Blog yang terus diapdet akan menjadi peluang untuk mendapatkan job, apalagi kalau tulisan kita relate dengan job yang dibutuhkan. Selain itu, jangan salah, ya kali saja di luar sana ternyata kita punya fans alias pengunjung rutin, kan. Nggak kebayang kan sedih dan kecewa nih pastinya kalau fans kita berkunjung ke blog tapi tulisannya nggak ada yang baru. Takutnya malah mereka kabur, nih.

2. Lakukan evaluasi rutin

Ada beberapa hal yang perlu dievaluasi pada blog kita. Evaluasi ini penting agar blog kita performanya bagus dan tetap update. Berikut beberapa hal yang perlu dievaluasi :

  • Kecepatan situs

Kecepetan situs berpengaruh banget pada pandangan pertama orang saat berkunjung ke blogmu, nih. Kalau blognya lama terbuka, pengunjung pun bisa jadi malas baca jadinya, kan. Kamu bisa cek-cek lagi, kira-kira apa saja nih yang membuat blogmu lelet. Biasanya leletnya loading blog itu disebabkan oleh ukuran gambar dan video yang besar, kebanyakan plugin yang dipasang, atau mungkin template pilihan blogmu memang nggak mendukung. Segera cek deh.

  • Trafik pengunjung

Salah satu kinerja yang perlu kita cek juga nih, trafik pengunjung. Kamu bisa mengecek ini di Google Analytic (GA) dan Google Search Console (GSC).

Di GA kamu bisa mengecek trafik pengunjung blogmu baik harian, bulanan, tahunan bahkan membandingkan antar bulan pun bisa. Di sana juga kamu bisa tahu jenis kelamin dan dari negara mana sebenarnya pengunjungmu berasal. Dari trafik ini bisa menjadi acuan dan ide juga untuk membuat artikel yang sekiranya banyak dikunjungi. Lengkapnya tentang GA dan GSC saya sudah tulis di post tentang belajar seo.

c. Update informasi

Pasti ada kan informasi yang kita tulis di post blog ternyata sudah tidak sesuai lagi. Untuk menghindari misinformasi, sebagai bloger tentunya kita tidak ingin kan menyebarkan informasi yang tidak tepat. So, untuk menghindarinya kita perlu pengupdate informasi tersebut.

Baca juga : Kelas Blogger, Diajarin Menulis Sampai Audit Blog

3. Periksa kelengkapan komponen blog

Ini kalau kita nggak melakukan audit, nggak bakalan tahu sih. Saya saja merasa blog saya baik-baik saja. Eh, ternyata saat dicek dengan tools MOZ, ada banyak borok yang terungkap.

Jadi kalau blog kita mau terbaca oleh mensin pencari, kita perlu melakukan optimasi, so we called SEO (Search Engine Optimization). Meski ada beberapa pakar bilang nggak saklek juga. Tapi kalau mau dapat penilaian dari SEO bagus, ya berarti kudu mengikuti aturannya.

Beberapa komponen yang perlu ada itu antara lain : meta deskripsi, backlink internal dan external, tag, alt image, heading, dan lain sebagainya. Kalau nggak ada salah satu dari komponen tersebut, ya itu berpengaruh sama kesehatan blog. Gitu katanya. CMIIW, ya.

4. Cek struktur blog

Meski kadang saya sendiri nggak menerapkan ini, tapi demi konten yang sesuai SEO, cara ini perlu banget dilakukan.

Struktur blog itu simpelnya seperti urutan isi yang kita hadirkan dalam konten kita, daftar isi. Nah di blog sendiri ada yang namanya heading atau dikenal dengan H1, biasanya untuk judul. Selanjutnya adalah sub-heading atau H2, untuk sub judul, dan heading 3 dan seterusnya untuk sub-sub judul berikutnya.

Menurut tutor blog saya, struktur ini membantu pengunjung kita untuk mudah mengecek tulisan. Kali aja cuma butuhnya konten yang dia butuhkan saja, jadi dia cukup klik di daftar isi tersebut. Oh ya, cara ini juga membuat pembaca lebih nggak gampang lelah. Karena ada poin-poin dan heading – sub heading itu jadi serasa ada jeda untuk membaca.

Cara ini perlu kamu terapkan jika ingin kontennya sesuai dengan SEO. Tapi, menurut saya ini tentu saja tidak wajib, ya. Jika kamu tidak suka dan kamu memang ingin menulis suka-suka kamu, tak apa, kok.

5. Perhatikan gambar-gambar yang digunakan

Tadi sempat diulas di depan ya, gambar juga bisa bikin blog kita lelet loading-nya. Selain itu, ternyata gambar juga membantu pengunjung menemukan blog kita lho. Yup, keyword bisa kita taruh di alt image gambar tersebut.

Apa itu keyword dan alt image?

Sederhananya begini, pengunjung itu mengunjungi blog kita karena kata kunci alias keyword yang dia tulis di laman pencarian. Nah, itu kata kunci bisa kita taruh juga saat memberikan penamaan dalam gambar yang akan kita taruh di blog.

SEO Tools untuk Audit Blog

Daripada kita capek-capek ngecek satu satu tulisan kita secara manual, ada lho situs-situs yang bisa membantu kita. Beberapa sudah saya sebutkan kan di atas. Nah, kali ini saya mau kasih bocoran beberapa situs untuk membantu kita saat melakukan perawatan blog, nih. Sungguh, ini membantu banget lho. Jadi, kalau bisa kamu pasang juga di web chrome-mu.

1. Google Search Console dan Google Analytics

Ini adalah sepaket situs yang perlu kamu pasang dan kamu sambungkan di blogmu. Di Google Analytics kamu bisa tahu tentang jumlah pengunjung, negara pengunjung dan artikel yang disukai pengunjung. Sementara di GSC, kamu bisa tahu data perkembangan blogmu, dari mulai jumlah klik, hasil pencarian yang digunakan oleh pengunjung serta perbaikan yang perlu kita lakukan.

2. MOZ

Tools ini bisa menjadi solusi saat kita mencari ide keyword. Dengan MOZ ini kita juga bisa meneliti kata kunci pencarian dan menemukan ide-ide kata kunci baru yang bisa kita pakai dalam membuat artikel.

Kalau pakai MOZ Premium, kelebihannya kita bisa mengaudit blog kita. Tapi tentunya jangan berhenti setelah mengunduh artikel yang menjelaskan tentang apa saja yang perlu diaudit, ya kita harus mengedit artikel lawas kita tentunya sesuai dengan arahan dari hasil audit MOZ itu.

3. Ahrefs

Cara kerja Ahrefs ini tidak jauh beda dengan MOZ. Dari mulai keyword explorer, analisis data backlink sampai eksplor koten dan pengecekan ranking juga bisa dilakukan di sini.

Seperti biasa, Ahrefs pun ada yang edisi gratis dan berbayar juga. Kamu bisa eksplor lebih luas dengan paket premium ini.

4. PageSpeed Insight

Untuk kecepatan situs, kamu bisa mengeceknya di pageSpeed Insight. Caranya cukup buka website pageSpeed Insight. Lalu masukkan alamat blogmu. Klik Analyze. Tunggu sampai hasilnya keluar. Biasanya kecepatan untuk mobile dan laptop itu berbeda. loading yang bagus itu di atas 80, warna hijau. Biasanya beda juga kecepatan di ponsel dan di laptop ya

Oh ya, saya sarankan melakukan pengecekan ini dengan laptop ya.

5. Meta SEO inspector

Ini membantu sekali untuk membantu mengecek postingan blog kita. Misal, seperti di atas saya sebutkan tentang heading – sub heading. Nah, meta seo inspector ini bisa mengecek agar susunan heading – sub heading tersebut. Nah, selain mengecek H1, H2, H3, dan seterusnya, tools ini juga bisa memeriksa meta deskripsi, alt image, sampai link internal atau eskternal yang ditanam bisa kita ketahui dengan tools ini. Agar lebih mudah kerjanya, kamu bisa memasangnya di laptopmu dengan add-ons.

Selain tools di atas, tentu masih ada banyak yang lainnya, seperti Alexa, GT Matrix, dan lain sebagainya. Kamu bisa pilih dan ulik sendiri, ya.

Penutup

Well, terasa ribet ya habis baca tulisan tentang audit blog di atas? Nggak perlu khawatir duluan. Kalau kamu baru buat blog dan mengikuti arahan di atas, kesalahannya tentu akan lebih minim. Jadi, ini bekal penting banget buat kamu yang baru mau buat blog.

Tentunya patokan tiap pakar SEO beberapa ada yang berbeda. SEO itu seni, kok. Yang utama tentu saja konten kita. Dan, tulisan di atas berdasarkan apa yang saya dapatkan dari kelas dan pengalaman sendiri, mungkin beberapa hal ada yang berbeda. jika ada yang belum tepat, sila sharing di kolom komentar, ya. Kalau ada yang cerita soal step merawat dan audit blog ala kalian juga feel free untuk cerita di kolom komentar ya.

Ghina Hai, saya Ghina. Perempuan pecinta pagi, pendengar setia radio dan podcast, menulis tentang kehidupan perempuan dan hal terkait dengannya.

7 Replies to “Audit Blog, Cara Merawat Blog Agar Tetap Sehat”

  1. Menjadi tantangan tersendiri ya untuk melakukan audit blog karena nggak mudah juga. Butuh konsisten untuk merawat blog.
    Eh tapi saya suka nih dengan kalimatnya SEO itu seni namun yang penting adalah konten. Noted nih

  2. Mantul Kak Ghina aku mampir sini merasa beruntung

    Aku pun menganggap blog adalah rumah. Iya sih betul harua di rawat ya. Duh aku baru masang MSI nih tampaknya perlu belajarebih banyak

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

error: Content is protected !!